Kepulangan Habib Rizieq Belum Bisa Dimaknai sebagai Kebangkitan Politik Islam

Jum'at, 13 November 2020 - 13:26 WIB
loading...
Kepulangan Habib Rizieq...
Pengamat Politik, Ubedilah Badrun mengatakan jika Habib Rizieq Shihab konsisten menjalankan fungsi oposisi kemungkinan pengaruhnya akan semakin besar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab telah kembali ke Tanah Air. Hubungannya dengan pemerintah pusat menjadi perhatian dan pembahasan banyak pihak. Habib Rizieq tidak lagi dipandang sebagai tokoh agama tetapi menjadi sosok yang berpengaruh di dunia politik nasional.

Pengamat Politik, Ubedilah Badrun mengatakan jika Habib Rizieq konsisten menjalankan fungsi oposisi kemungkinan pengaruhnya akan semakin besar. (Baca juga: Habib Rizieq Shihab Bakal Safari ke Purwakarta, Ini Kata GP Anshor)

“Hubungan dengan pemerintah sepertinya akan sama, meski cenderung bisa lebih halus. Akan tetapi, jika langkah pemerintah makin pro oligarki dan kekuatan asing, ada kemungkinan Habib Rizieq akan memilih jalan lebih keras,” ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (13/11/2020).

Kepulangannya dari Arab Saudi yang disambut banyak orang dinilai sebagian pihak sebagai kebangkitan politik Islam. Namun, Ubedilah menilai kehadiran Habib Rizieq masih dalam proses dinamika diskursus Islam dan politik.

“Belum bisa dimaknai sebagai kebangkitan politik Islam. Akan tetapi, lebih dipahami sebagai dinamika agar kekuatan politik Islam diberi ruang dalam demokrasi yang setara,” terang dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu.

Ubedilah menjelaskan fenomena ini merupakan hal biasa dalam negara demokrasi. Apalagi, di negara yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. “Semua kekuatan politik mesti memahami secara obyektif fenomena Habib Rizieq ini,” ucapnya.

Selepas kedatangannya ke Petamburan, rumah sekaligus markas FPI, Habib Rizieq banyak didatangi tokoh partai dan pejabat publik, seperti Amien Rais, Fadli Zon, Anies Baswedan, dan pengurus teras Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ubedilah menyatakan silaturahmi para tokoh itu sebagai peristiwa biasa. Sebab, sebelumnya mereka memiliki kedekatan kultural secara sosial maupun politik.

“Tentu tidak mungkin menarik-narik Habib Rizieq ke dalam partai politik. Langkah kunjungan itu lebih terlihat sebagai silaturahmi dan semacam kangen-kangenan. Namun demikian, karena ketokohan Habib Rizieq tentu memberi pengaruh politik pada publik,” tuturnya.

Kini muncul dorongan agar Habib Rizieq dan pemerintah melakukan Islah. Ubedilah mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak harus menemuinya karena tidak ada yang mewajibkannya. (Baca juga: Prajurit TNI AU yang Ditahan Karena Sambut Habib Rizieq Akhirnya Dilepas)

“Pertemuan dengan Habib Rizieq sudah didahului Anies Baswedan. Jika Jokowi melakukan itu, berarti mengikuti cara Anies. Sesuatu yang terlambat,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jokowi Buka Suara soal...
Jokowi Buka Suara soal Isu Keterlibatan Puan, AHY, dan Habib Rizieq di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Dasco dan Prasetyo Temui...
Dasco dan Prasetyo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Ini yang Dibahas
Eggi Sudjana Ungkap...
Eggi Sudjana Ungkap Habib Rizieq Bekukan Kepengurusan TPUA
Relawan Jokowi Tuding...
Relawan Jokowi Tuding Habib Rizieq Jadi Konsultan Gerakan Pemakzulan Gibran
Habib Rizieq Hadiri...
Habib Rizieq Hadiri Reuni Akbar 212 di Monas
Pengajian Habib Rizieq...
Pengajian Habib Rizieq di Pemalang Rusuh, 5 Orang Luka-luka
Massa Reuni 212 Padati...
Massa Reuni 212 Padati Kawasan Monas Jakarta, Lalin Sekitar Monas Ramai Lancar
Rekomendasi
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Jarang Ereksi Pagi Hari?...
Jarang Ereksi Pagi Hari? Penelitian Sebut Risiko Kematian Bisa Naik 28 Persen
Jakarta Pro Cycling...
Jakarta Pro Cycling Team Raih 5 Medali di Kejurnas Road 2026, Aligya Keiko Bersinar dengan Emas
Berita Terkini
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Raih Bisnis Indonesia...
Raih Bisnis Indonesia Award 2026, Angela: MNC Digital Terus Berinovasi di Tengah Tantangan yang Ada
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Projo: Praperadilan...
Projo: Praperadilan Roy Suryo Tak Akan Batalkan Pokok Perkara
MNC Digital Entertainment...
MNC Digital Entertainment Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Awards 2026 Kategori Media dan Hiburan
Infografis
Nomor Urut Partai Politik...
Nomor Urut Partai Politik yang Lolos sebagai Peserta Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved