Sempat Dibahas DPR Periode Lalu, Fraksi Golkar Pertanyakan Urgensi RUU Minol

Kamis, 12 November 2020 - 21:02 WIB
loading...
Sempat Dibahas DPR Periode...
Anggota Badan Legislasi (Baleg) dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo mempertanyakan urgensi dari usulan RUU Minol untuk dibahas oleh DPR. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Anggota Badan Legislasi ( Baleg ) dari Fraksi Partai Golkar , Firman Soebagyo mempertanyakan urgensi dari usulan Rancangan Undang-Undang tentang Larangan Minuman Beralkohol ( RUU Minol ) untuk dibahas oleh DPR. Pasalnya, RUU ini sempat dibahas di DPR periode 2014-2019 dan kandas begitu saja karena deadlock dengan pemerintah.

“Daftar RUU dalam proses harmonisasi, RUU Ketahanan Keluarga, RUU Pemilu, RUU Jalan, dan RUU Larangan Minol. Dari empat, ada dua yang perlu ditegaskan, Ketahanan Keluarga dan Minol apakah ini urgent (bagi) pemerintah,” ujar Firman dalam Rapat Evaluasi Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020 Baleg DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/11/2020). (Baca juga: Tolak Ranperda Perubahan Minol, Dewan : Kita Bukan Kaki Tangan Orang yang Mau Jual Miras)

Firman mengingatkan jangan sampai Baleg DPR menyetujui RUU tersebut untuk diharmonisasi, kemudian pembahasan RUU ini tidak jalan karena pemerintah tidak menganggap kedua RUU ini memiliki urgensi. DPR mendapat kesan buruk akibat RUU ini.

“Jangan sampai DPR dikesankan oleh publik DPR membahas UU ini asal-asalan saja yang tidak dibutuhkan oleh kepentingan negara,” terangnya.

Karena itu, Firman mengingatkan RUU Larangan Minol ini harus betul-betul dikomunikasikan dengan pemerintah. Karena, ini pernah dibuat Panitia Khusus (Pansus) tapi pemerintah tidak memberikan Daftar Inventaris Masalah (DIM) dan respons atas RUU Minol ini.

Firman menjelaskan RUU Minol ini mengalami deadlock akibat judul. Pemerintah menghendaki pengaturan tapi DPR waktu itu menghendaki pelarangan dan ini persoalan yang mendasar. (Baca juga: Langgar Aturan, 2,5 Ton Garam Himalaya dan Ribuan Botol Minol Dimusnahkan)

“Kalau saya setuju pengaturan karena ini bisa melarang di waktu tertentu, karena keanekaragaman perlu kita jaga. Apakah pemerintah masih concern, kalau tidak ini dikeluarkan saja,” pungkas Firman.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Golkar Sebut Pemilu...
Golkar Sebut Pemilu 2029 Bisa Gunakan Sistem e-Voting asal Prasyarat Ini Dipenuhi
Dorongan Daerah Menguat,...
Dorongan Daerah Menguat, La Ode Jadi Calon Pertama yang Daftar Caketum Kosgoro 1957
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Nus Kei Tewas Ditusuk...
Nus Kei Tewas Ditusuk di Bandara, Bahlil Minta Diusut Tuntas
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved