Jokowi : ASEAN Jangan Terjebak Dua Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 12 November 2020 - 19:45 WIB
loading...
Jokowi : ASEAN Jangan...
Presiden Joko Widodo DOK/SINDONEWS
A A A
JAKARTA – Kawasan Asia Tenggara menjadi rebutan dua kekuatan besar dunia Amerika Serikat dan China yang saat sedang bersaing di segala bidang. ASEAN harus mampu menjaga soliditas dalam rangka menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Konferensi Tingkat (KTT) ASEAN ke-37, Kamis (12/11/2020). Menurut Jokowi sangat normal di tengah rivalitas dua kekuatan besar dunia, masing-masing ingin menarik ASEAN untuk berpihak. “Terus menyampaikan pesan pentingnya para mitra kita untuk menghormati Treaty of Amity and Cooperation, dan terus menyampaikan pesan pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional termasuk diantaranya UNCLOS 1982,” katanya secara virtual di Istana Kepresidenan Bogor. (Baca Juga : Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN, Bahas Kerja Sama Vaksin Covid-19)

Dia menyebut jika Negara-negara ASEAN solid maka tidak akan terjebak pada rivalitas kekuatan besar dunia. Mereka secara bersama-sama bisa fokus dalam mengembangkan kerja sama kawasan. Meskipun hal itu tak mudah dilakukan, tanpa saling pengertian antar-negara. "Dengan soliditas dan komitmen kuat untuk memajukan kerja sama inklusif maka ASEAN tidak akan terjebak di antara rivalitas tersebut dan ASEAN akan dapat memainkan peran sentralnya dalam pengembangan kerja sama kawasan. Tentunya hal ini bukan merupakan hal mudah. Tapi saya yakin, dengan soliditas dan komitmen kuat kita akan dapat menjalankannya," ungkapnya. (Baca Juga : KTT ASEAN Digelar di Tengah Pertarungan Kekuatan Global)

Pada kesempatan itu juga, Jokowi memandang adanya optimisme lainnya dengan dilakukannya penandatanganan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP). RCEP berhasil ditandatangani setelah negara-negara ASEAN bernegosiasi selama kurang lebih 8 tahun. "Kita harus buktikan bahwa integrasi ekonomi yang sangat besar ini akan membawa manfaat bagi rakyat kita," pungkasnya.
(war)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Momen Besar yang Guncang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved