Pancasila dan Anak Era Aplikasi Gawai

Rabu, 11 November 2020 - 18:16 WIB
loading...
Pancasila dan Anak Era...
Pancasila dan Anak Era Aplikasi Gawai
A A A
PONTIANAK - Direktur Pengendalian Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mukhammad Fahrurozi mengatakan kalau permainan tradisional dapat memperkuat pemahaman nilai dan karakter anak serta menumbuhkan kearifan lokal untuk Anak-Anak.

Hal tersebut, disampaikan oleh Fahrurozi ketika melakukan diskusi ringan dengan Komite Permainan rakyat dan olahraga tradisional Indonesia (KPOTI), Di Kedai Kopi Nowadays Coffee, Pontianak, Selasa (10/11/2020).

Selain itu, Fahrurozi juga menyebut kalau ajang permainan tradisional juga disambut baik Kementerian/Lembaga, termasuk untuk kemungkinannya dimasukkan dalam kurikulum Pendidikan. "Kementerian/Lembaga menyambut baik promosi permainan tradisional ini dan diharapkan dapat dimasukkan sebagai bagian dari kurikulum Pendidikan anak di Sekolah, karena memang permainan anak sarat dengan nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya," kata Fahrurozi.

Meski begitu, Fahrurozi menuturkan akan menjadi tantangan tersendiri untuk bisa menumbuhkan nilai kearifan lokal ditengah era digitalisasi ini, dari mulai proses perencanaan, pembuatan disain, pembuatan produk, kelembagaan, keterlibatan dengan Kementerian/Lembaga dan institusi terkait, promosi, serta pemasarannya.

Namun demikian, Fahrurozi juga menyatakan bahwa BPIP saat ini terus mencoba untuk menumbuhkan nilai kearifan lokal melalui permainan tradisional ditengah masyarakat terutama bagi anak-anak sesuai dengan psikologi anak suka bermain dengan teman- temannya.

Ia juga menyatakan tanggal 20 November mendatang, BPIP akan meluncurkan permainan tradisional yakni Panca Main dan didalamnya terdapat 5 permainan tradisional. "Tantangan ini tentu tidak mudah tapi kami di BPIP coba menumbuhkan secara terus menerus menumbuhkembangkan nilai-nilai kearifan lokal menjadi kebanggaan Indonesia”, tuturnya.

Fahrurozi juga memaparkan permainan tradisional bisa menjadi media untuk anak supaya tetap memperhatikan esensi nilai permainan tradisional terutama untuk menjalankan nilai Pancasila pada anak di era makin berkembangnya teknologi digital dan kegandrungan anak terhadap permainan aplikasi gawai (gadget).

"Saya harapkan dengan adanya permainan tradisional dan ini juga sebagai alat dalam rangka pengendalian untuk anak anak ditengah berkembangnya era digitalisasi agar tidak melupakan esensi anak yang suka bermain dengan sesama temanya untuk berbahagia dan senang bersama," paparnya.

"Kami di BPIP juga sudah berusaha selain mempromosikan dan juga menggunakan permainan tradisional untuk menumbuhkan nilai kearifan lokal kepada anak anak," sambungnya.

Menutup pernyataanya, Fahrurozi menyebut ini juga tantangan tersendiri untuk KPOTI untuk dapat menampilkan kreativitas permainan tradisional untuk anak anak. "Tantangan untuk KPOTI bagaimana menampilkan kualitas permainan tradisional kepada anak anak disesuaikan dengan tantangan kekinian," tutupnya.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Hari Lahir Pancasila...
Hari Lahir Pancasila 2026, Irfan Aghasar Tekankan Pentingnya Persatuan dan Keadilan Sosial
Hari Lahir Pancasila,...
Hari Lahir Pancasila, Prabowo: Rakyat Hanya Jadi Penonton di Atas Kekayaan Bangsa Sendiri
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Pancasila Lahir Bukan...
Pancasila Lahir Bukan dari Ruang Kosong, Presiden: Sebuah Konsensus Agung
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Peringatan Hari Lahir...
Peringatan Hari Lahir Pancasila, Yuke Yurike Ajak Generasi Muda Perkuat Rasa Cinta Tanah Air
Rekomendasi
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved