Perpanjangan Masa Jabatan Kapolri Tergantung Presiden
Rabu, 11 November 2020 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Ujang Komaruddin melihat tongkat kepemimpinan Polri akan beralih. Sebab dalam sejarah tidak ada Kapolri yang diperpanjang karena akan membuat regenarasi mandek. Apalagi sekarang banyak jenderal yang tak punya job. “Kemungkinan besar diganti. Apakah bintang tiga atau dua kita tidak tahu. Tapi lagi-lagi, komando ada di tangan Presiden. Kalau beliau ingin memperpanjang itu sah-sah saja," tandas Ujang, Selasa (10/11/2020). (Baca Juga: Menakar Calon Kuat Kapolri Pengganti Idham Azis)
Menurut Ujang orang yang dipilih menjadi Kapolri adalah orang yang dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan kata lain, orang tersebut bisa mengamankan kebijakan Presiden. Kemudian juga “bisa diatur”.
Misalnya mengamankan orang-orang Presiden yang terkena kasus supaya jangan diusut. Disitulah nilai politisnya. “Kalau saya melihat sederhana. Yang penting chemistry atau kedeketan dengan Presiden. Soal mereka melobi jalur A, B, C itu namanya usaha dan itu sah-sah saja," ungkapnya.
Menurut Ujang orang yang dipilih menjadi Kapolri adalah orang yang dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan kata lain, orang tersebut bisa mengamankan kebijakan Presiden. Kemudian juga “bisa diatur”.
Misalnya mengamankan orang-orang Presiden yang terkena kasus supaya jangan diusut. Disitulah nilai politisnya. “Kalau saya melihat sederhana. Yang penting chemistry atau kedeketan dengan Presiden. Soal mereka melobi jalur A, B, C itu namanya usaha dan itu sah-sah saja," ungkapnya.
(ymn)
Lihat Juga :