Jateng Raih Peringkat Pertama Provinsi Inovatif Indonesia Awards
Selasa, 10 November 2020 - 15:22 WIB
loading...
Menristek Bambang Brodjonegoro menyerahkan penghargaan kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Auditorium BJ Habibie Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2020). FOTO : Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah meraih peringkat pertama Provinsi Inovatif Indonesia Awards dari Kemenristek/BRIN.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (Menristek), Bambang Brodjonegoro dan diterima Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Auditorium BJ Habibie, Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2020).
Selain itu, terdapat lima kabupaten/kota yang mendapatkan anugerah serupa yakni Kota Surakarta, Kota Semarang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pati.
Ganjar menilai pemerintah pusat tak henti-hentinya memberikan stimulus agar inovasi daerah bisa berkembang. Menurutnya, hasil riset, inovasi, dan kreasi itu berpotensi menyelesaikan persoalan di masyarakat.
"Ini bagian dari cara kita merangsang daerah-daerah bisa melakukan inovasi, kreasi, risetnya lebih banyak dan menyelesaikan persoalan daerah. Kita hanya perlu didorong, diberi kesempatan dan butuh seluruh inovasi kita dipakai dan dibeli," kata Ganjar.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Indonesia (Menristek), Bambang Brodjonegoro dan diterima Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Auditorium BJ Habibie, Jalan Thamrin, Jakarta, Selasa (10/11/2020).
Selain itu, terdapat lima kabupaten/kota yang mendapatkan anugerah serupa yakni Kota Surakarta, Kota Semarang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Pati.
Ganjar menilai pemerintah pusat tak henti-hentinya memberikan stimulus agar inovasi daerah bisa berkembang. Menurutnya, hasil riset, inovasi, dan kreasi itu berpotensi menyelesaikan persoalan di masyarakat.
"Ini bagian dari cara kita merangsang daerah-daerah bisa melakukan inovasi, kreasi, risetnya lebih banyak dan menyelesaikan persoalan daerah. Kita hanya perlu didorong, diberi kesempatan dan butuh seluruh inovasi kita dipakai dan dibeli," kata Ganjar.
Lihat Juga :