ICW Desak KPK Terbitkan Surat Perintah Penyelidikan Kasus Djoko Tjandra
Selasa, 10 November 2020 - 14:49 WIB
loading...
Djoko Tjandra memberikan keterangan saat menjadi saksi dalam sidang kasus suap dengan terdakwa Jaksa Pinangki, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (9/11/2020). FOTO/SINDOnews/SUTIKNO
A
A
A
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerbitkan surat perintah penyelidikan terkait perkara Djoko Tjandra . Menurut ICW, masih banyak pihak yang belum terungkap dalam keterlibatannya dalam perkara tersebut.
"ICW beranggapan KPK harus segera bertindak dengan menerbitkan surat perintah penyelidikan terhadap perkara ini. Sebab, ICW meyakini masih banyak peran dari pihak-pihak lain yang belum terungkap secara terang benderang," kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020).
Maka ICW mendesak KPK agar mencermati setiap fakta-fakta yang muncul dalam proses persidangan dalam perkara dugaan suap, gratifikasi hingga pemufakatan jahat permintaan fatwa ke MA melalui Kejagung. (Baca juga: Jadi Saksi Sidang Terdakwa Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra Nangis )
"ICW mendesak agar KPK memperhatikan pengakuan para saksi dalam perkara Pinangki Sirna Malasari. Ini penting untuk melihat potensi keterlibatan pihak lain dalam perkara suap pengurusan fatwa Kejaksaan Agung ke Mahkamah Agung," kata Kurnia.
Ia mengatakan bahwa salah satu fakta yang harus dicermati KPK, yakni mengenai keterangan Rahmat yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan pada Senin (9/11/2020) kemarin.
"ICW beranggapan KPK harus segera bertindak dengan menerbitkan surat perintah penyelidikan terhadap perkara ini. Sebab, ICW meyakini masih banyak peran dari pihak-pihak lain yang belum terungkap secara terang benderang," kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020).
Maka ICW mendesak KPK agar mencermati setiap fakta-fakta yang muncul dalam proses persidangan dalam perkara dugaan suap, gratifikasi hingga pemufakatan jahat permintaan fatwa ke MA melalui Kejagung. (Baca juga: Jadi Saksi Sidang Terdakwa Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra Nangis )
"ICW mendesak agar KPK memperhatikan pengakuan para saksi dalam perkara Pinangki Sirna Malasari. Ini penting untuk melihat potensi keterlibatan pihak lain dalam perkara suap pengurusan fatwa Kejaksaan Agung ke Mahkamah Agung," kata Kurnia.
Ia mengatakan bahwa salah satu fakta yang harus dicermati KPK, yakni mengenai keterangan Rahmat yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan pada Senin (9/11/2020) kemarin.
Lihat Juga :