Gunakan APD, Pahlawan Covid-19 Peringati Hari Pahlawan di RSDC Wisma Atlet
Selasa, 10 November 2020 - 11:55 WIB
loading...
Sebanyak 100 tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Darurat Covid 19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat hari ini memperingati Hari Pahlawan ke-75. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 100 tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Darurat Covid 19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat hari ini memperingati Hari Pahlawan ke-75 .
Upacara Hari Pahlawan yang berlokasi di zona merah Wisma Atlet ini, dipimpin langsung Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono dengan komandan upacara Letkol Laut drg M Arifin yang juga komandan lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Sementara itu, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berwarna merah dan putih. Peringatan Hari Pahlawan di Wisma Atlet ini berlangsung hikmat dan meriah. Ratusan pasien yang masih menjalani isolasi dan perawatan di tower 5, 6 dan 7 Wisma Atlet, juga turut menyaksikan dari dekat jalannya upacara. (Baca juga: Hari Pahlawan, Jokowi: Perjuangan Kini Memutus Rantai Penyebaran Corona)
Inspektur upacara Mayjen TNi Tugas Ratmono mengatakan, peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah peringatan yang paling bersejarah. Karena berlangsung di saat bangsa Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19. "Seluruh peserta upacara di Wisma Atlet sengaja ber-APD lengkap untuk menunjukkan bahwa kita sedang berjuang keras melawan Covid 19," kata Tugas saat membacakan amanat Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: 7 Pahlawan Nasional yang Fotonya Diabadikan di Uang Rupiah)
Dalam konteks peringatan Hari Pahlawan, Tugas Ratmono menyatakan, para nakes tersebut sesungguhnya adalah pahlawan kemanusiaan yang berjuang menyelamatkan rubuan nyawa pasien Covid 19. "Sejak Maret 2020 ada sekitar 15.000 pasien yang sudah dirawat di Wisma Atlet ini," tutur Tugas Ratmono. (Baca juga: Enam Tokoh Ini Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional)
Tugas Ratmono menambahkan, perjuangan nakes di Wisma Atlet sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan, karena jumlah pasien yang sembuh di Wisma Atlet mencapai 85%. Sementara jumlah pasien yang kini dirawat di Wisma Atlet menurun drastis. Saat ini di tower 4 sudah tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan. Sedangkan di tower 5, pasien OTG yang masih menjalani perwatan berjumlah 539 pasien. Di tower 6 dan 7 pasien bergejala ringan dan sedang berjumlah 1036 pasien. (Baca juga: Wapres Ajak Masyarakat Teladani Sikap Para Pahlawan)
Upacara Hari Pahlawan yang berlokasi di zona merah Wisma Atlet ini, dipimpin langsung Koordinator RSDC Wisma Atlet Mayjen TNI Tugas Ratmono dengan komandan upacara Letkol Laut drg M Arifin yang juga komandan lapangan RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Sementara itu, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap berwarna merah dan putih. Peringatan Hari Pahlawan di Wisma Atlet ini berlangsung hikmat dan meriah. Ratusan pasien yang masih menjalani isolasi dan perawatan di tower 5, 6 dan 7 Wisma Atlet, juga turut menyaksikan dari dekat jalannya upacara. (Baca juga: Hari Pahlawan, Jokowi: Perjuangan Kini Memutus Rantai Penyebaran Corona)
Inspektur upacara Mayjen TNi Tugas Ratmono mengatakan, peringatan Hari Pahlawan tahun ini adalah peringatan yang paling bersejarah. Karena berlangsung di saat bangsa Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19. "Seluruh peserta upacara di Wisma Atlet sengaja ber-APD lengkap untuk menunjukkan bahwa kita sedang berjuang keras melawan Covid 19," kata Tugas saat membacakan amanat Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: 7 Pahlawan Nasional yang Fotonya Diabadikan di Uang Rupiah)
Dalam konteks peringatan Hari Pahlawan, Tugas Ratmono menyatakan, para nakes tersebut sesungguhnya adalah pahlawan kemanusiaan yang berjuang menyelamatkan rubuan nyawa pasien Covid 19. "Sejak Maret 2020 ada sekitar 15.000 pasien yang sudah dirawat di Wisma Atlet ini," tutur Tugas Ratmono. (Baca juga: Enam Tokoh Ini Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional)
Tugas Ratmono menambahkan, perjuangan nakes di Wisma Atlet sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan, karena jumlah pasien yang sembuh di Wisma Atlet mencapai 85%. Sementara jumlah pasien yang kini dirawat di Wisma Atlet menurun drastis. Saat ini di tower 4 sudah tidak ada lagi pasien yang menjalani perawatan. Sedangkan di tower 5, pasien OTG yang masih menjalani perwatan berjumlah 539 pasien. Di tower 6 dan 7 pasien bergejala ringan dan sedang berjumlah 1036 pasien. (Baca juga: Wapres Ajak Masyarakat Teladani Sikap Para Pahlawan)
Lihat Juga :