Tekan Stunting, BKKBN Dorong Kemandirian Pangan di Daerah Rentan

Senin, 09 November 2020 - 12:01 WIB
loading...
Tekan Stunting, BKKBN...
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan terus berupaya mewujudkan misi pemerintah untuk membangun SDM yang unggul pada 2045. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan terus berupaya mewujudkan misi pemerintah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul pada 2045. Salah satunya, melalui ketahanan pangan dengan pemenuhan gizi bagi masyarakat terutama golongan ekonomi bawah.

(Baca juga: Dengan Kondisi Sekarang, Habib Rizieq Diimbau Jangan Pulang Dulu)

Dalam paparannya, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengungkapkan bahwa jumlah penduduk miskin pada Maret 2020 tercatat mencapai 26,42 juta orang. Populasi itu meningkat sekitar 1,63 juta orang sejak September 2019 atau 0,56 persen.

(Baca juga: Penempatan Pekerja Migran Dinilai Harus Sesuai Nilai Kemanusiaan)

Ia menilai, peranan komoditi pangan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komiditi bukan pangan. Pada Maret 2020, komoditi makanan menyumbang sekitar 73,86 persen terhadap garis kemiskinan. Sementara, komoditi bukan pangan mempengaruhi sekitar 26,14 persen.

“Kontribusi konsumsi makanan menjadi sangat penting dan menarik, karena mempengaruhi tingkat kemiskinan. Oleh karena itu, keluarga yang harus berkualitas dan mandiri sangat terpengaruh ketika di masa pandemi ini kemudian mereka jatuh dalam keadaan miskin,” jelas Hasto dalam diskusi secara virtual yang bertajuk Ketahanan dan Swasembada Pangan Indonesia 2045 dalam Hubungan dengan Kualitas SDM, Senin (9/11/2020).

Eks Bupati Kulon Progo tersebut menambahkan, sebanyak 77 kabupaten termasuk kategori rentan dan memiliki indeks ketahanan pangan rendah pada 2019 berdasarkan data Kementerian Pertanian. Adapun sebarannya terdapat di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Gerakan Dapur Indonesia...
Gerakan Dapur Indonesia Gelar Konsolidasi Perkuat Program MBG dan Atasi Stunting
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Program MBG Dinilai...
Program MBG Dinilai Bantu Atasi Stunting dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Selly DPR: Siswa Bunuh...
Selly DPR: Siswa Bunuh Diri Tak Mampu Beli Buku Potret Nyata Kemiskinan Struktural
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Anggota DPRD Jember...
Anggota DPRD Jember Main Game dan Merokok di Ruang BerAC Saat RDP Tekan Stunting
NHM Peduli Jalankan...
NHM Peduli Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Lingkar Tambang Gosowong
Rekomendasi
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Berita Terkini
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved