Kemendes PDTT Tekan Kemiskinan Keluarga di Indonesia Timur
Senin, 30 September 2024 - 19:26 WIB
loading...
Wamendes PDTT Paiman Raharjo. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) yang digulirkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berkontribusi pada pengurangan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan warga desa di Indonesia Timur.
Program yang didanai oleh kerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) telah menyentuh 1.110 desa dan memberikan manfaat bagi lebih 149.850 rumah tangga di 25 kabupaten dari 9 provinsi.
Baca juga: Kemendes PDTT Matangkan Konsep Transmigrasi Transpolitan
“Program strategis ini memiliki fokus utama yaitu mengurangi kemiskinan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung pengembangan ekonomi berkelanjutan di pedesaan khususnya di wilayah Indonesia bagian timur,” kata Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Paiman Raharjo, Senin (30/9/2024).
Menurut Paiman, fokus utama TEKAD memberdayakan masyarakat desa untuk mengelola potensi lokal dan dana desa secara optimal demi menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas masyarakat, program TEKAD juga mendukung pengembangan inisiatif ekonomi yang inklusif dan berbasis bukti.
Program yang didanai oleh kerja sama dengan International Fund for Agricultural Development (IFAD) telah menyentuh 1.110 desa dan memberikan manfaat bagi lebih 149.850 rumah tangga di 25 kabupaten dari 9 provinsi.
Baca juga: Kemendes PDTT Matangkan Konsep Transmigrasi Transpolitan
“Program strategis ini memiliki fokus utama yaitu mengurangi kemiskinan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mendukung pengembangan ekonomi berkelanjutan di pedesaan khususnya di wilayah Indonesia bagian timur,” kata Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Paiman Raharjo, Senin (30/9/2024).
Menurut Paiman, fokus utama TEKAD memberdayakan masyarakat desa untuk mengelola potensi lokal dan dana desa secara optimal demi menciptakan mata pencaharian yang berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas masyarakat, program TEKAD juga mendukung pengembangan inisiatif ekonomi yang inklusif dan berbasis bukti.
Lihat Juga :