Masyumi Reborn, Partai Islam Masih seperti Ayam yang Kelaparan di Lumbung Padi
Minggu, 08 November 2020 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, kata Bakir, di awal Reformasi juga sempat muncul wacana Partai Masyum tapi tidak mendapatkan respons signifikan di masyarakat. Sehingga, ia menilai, kemunculan Masyumi itu didasari karena realitas sosial politik yang ada waktu awal kemerdekaan.
Terhadap Masyumi Renorn, Dosen Fisip UIN Jakarta ini merasa sangsi Masyumi bisa besar kembali saat ini jika melihat realitas dan dinamika politik yang terjadi. (Baca juga: Partai Masyumi Kembali Bangkit, Begini Sejarahnya)
"Tidak ada tokoh Islam yang merepresentasikan politik tunggal dan mampu menghimpun semua kekuatan dalam Islam. Itu pula yang terpotret sekarang, terbukti partai Islam masih seperti ayam yang kelaparan di lumbung padi," tandas Bakir.
Terhadap Masyumi Renorn, Dosen Fisip UIN Jakarta ini merasa sangsi Masyumi bisa besar kembali saat ini jika melihat realitas dan dinamika politik yang terjadi. (Baca juga: Partai Masyumi Kembali Bangkit, Begini Sejarahnya)
"Tidak ada tokoh Islam yang merepresentasikan politik tunggal dan mampu menghimpun semua kekuatan dalam Islam. Itu pula yang terpotret sekarang, terbukti partai Islam masih seperti ayam yang kelaparan di lumbung padi," tandas Bakir.
(kri)
Lihat Juga :