Masifkan Pencegahan Radikalisme dengan Perkuat Duta Damai
Sabtu, 07 November 2020 - 23:10 WIB
loading...
A
A
A
Hendri secara virtual juga memberikan wejangan kepada relawan Duta Damai Dunia Maya Regional Banten. Menurutnya Duta damai Dunia Maya ini dibentuk bukan untuk melawan hoaks atau provokasi secara langsung, bukan berperang secara langsung melawan kelompok radikal terorisme.
”Kami ingin adik-adik dari Duta Damai ini melawan narasi-narasi dari kelompok ini dengan narasi-narasi positif perdamaian. Karena, kalau kita lawan mereka dengan narasi keras juga nanti tidak akan ketemu,” tuturnya.
Dia mencontohkan terkait pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang akhirnya malah memantik reaksi keras dan kecaman dari umat Mulism di dunia. Ia menyebut jika kita meniru seperti itu melawan narasi keras dengan keras maka tidak akan ada habisnya.
”Kita fokus saja sebarkan narasi perdamaian. Maka mari Duta Damai Dunia Maya sesuai dengan namanya, kita buat dunia damai dengan narasi-narasi yang kita buat,” tuturnya.
Hendri mengingatkan bahwa bulan depan pada tanggal 9 Desember Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Menurutnya, saat ini adalah saat-saat yang paling rawan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan provokasi khususnya di media sosial.
”Kami ingin adik-adik dari Duta Damai ini melawan narasi-narasi dari kelompok ini dengan narasi-narasi positif perdamaian. Karena, kalau kita lawan mereka dengan narasi keras juga nanti tidak akan ketemu,” tuturnya.
Dia mencontohkan terkait pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang akhirnya malah memantik reaksi keras dan kecaman dari umat Mulism di dunia. Ia menyebut jika kita meniru seperti itu melawan narasi keras dengan keras maka tidak akan ada habisnya.
”Kita fokus saja sebarkan narasi perdamaian. Maka mari Duta Damai Dunia Maya sesuai dengan namanya, kita buat dunia damai dengan narasi-narasi yang kita buat,” tuturnya.
Hendri mengingatkan bahwa bulan depan pada tanggal 9 Desember Indonesia akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak. Menurutnya, saat ini adalah saat-saat yang paling rawan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks dan provokasi khususnya di media sosial.
Lihat Juga :