Buku Pembinaan Ideologi Pancasila: Referensi Aktualisasikan Nilai Pancasila

Jum'at, 06 November 2020 - 16:19 WIB
loading...
Buku Pembinaan Ideologi...
BPIP bekerjasama dengan tokoh-tokoh lintas Agama menggelar Diskusi Kelompok Terpumpun Penyusunan Buku Materi Pembinaan Ideologi Pancasila Perspektif Lintas Agama, Jumat (6/11/2020).
A A A
YOGYAKARTA - Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikas, dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bekerjasama dengan tokoh-tokoh lintas agama menggelar Diskusi Kelompok Terpimpin Penyusunan Buku Materi Pembinaan Ideologi Pancasila Perspektif Lintas Agama, Jumat (6/11/2020).

Dalam pembukaan acara Kepala BPIP Yudian Wahyudi menjelaskan bahwa kedepannya materi ini diharapkan dapat dipakai dan menjadi acuan baik bagi kementerian dan lemaga terkait maupun masyarakat luas.

"Semoga buku ini kedepannya dapat digunakan dan dijadikan referensi untuk kementerian atau lembaga, ormas, hingga masyakat luas," tegas Yudian.

Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama BPIP, Elfrida Herawati Siregar menjelaskan bahwa diskusi kelompok termpumpun ini adalah bentuk gotong royong para ulama lintas agama, "Diskusi ini adalah bentuk gotong royong para ulama lintas agama dalam menyusun materi pip dari perspektif agama dan aliran kepercayaan," ujarnya.

Selain itu, Elfrida menjelaskan kedepannya materi ini dapat digunakan sebagai tuntunan masyarakat indonesia dalam mengaktualisasikan nilai-nilai sila pertama Pancasila.

BACA JUGA Lindungi Diri dan Sesama Bukti Kecintaan kepada Tuhan

Direktur Pengkajian Materi BPIP, Muhammad Sabri men jelaskan hal senada bahwa kedepannya materi Pembinaan Ideologi Pancasila ini bisa menjadi pegangan para penceramah agama dalam menjalin kerukunan. "Materi ini juga dimaksdukan sebagai pegangan para penceramah agama lintas iman untuk mejalin kerukunanan berlandaskan," jelas Sabri.

Selain itu, lebih lanjut Sabri menjelaskan penyusunan materi Pembinaan Ideologi Pancasila ini merupakan tindak lanjut untuk pengkajian materi yang nantinya diharapkan akan menjadi referensi perguruan keagamaan negari di lingkungan Kementerian Agama.

Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo menekankan bahwa diharapkan nanti materi ini bisa digunakan dan menjadi referensi bagi remaja dan masyarakat luas.

"Berharap publikasinya nanti lebih kekinian seperti buku saku yang mudah dibawa dan menarik untuk dibaca kemudian menjadi referensi bagi generasi muda dan masyarakat luas," tegasnya.

Benny beranggapan bahwa memperjuangkan kebenaran, anti kedzoliman, dan membela keadilan merupakan hal yang harue dilakukan oleh penyelenggara negara seperti yang di utarakan Bung Hatta.

"Hatta menjelaskan Pengakuan itu mewajibkan manusia di dalam hidupnya membela keadilan, dengan kelanjutannya: menentang kedzoliman. ini harus menjadi sumber sila sila selanjutnya dan dilakukan oleh penyelenggara negara. Ini harus dipublikasikan," tutup Benny.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Buntut Kasus Daycare...
Buntut Kasus Daycare di Yogyakarta, DPR Desak Pemda Evaluasi Izin Seluruh Tempat Titip Anak
Kekerasan Daycare di...
Kekerasan Daycare di Yogyakarta, Selly PDIP: Tragedi Kegagalan Sistem Perlindungan Anak
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Karaton Ngayogyakarta...
Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Perkuat Promosi Budaya dan Pariwisata Yogyakarta di Pasar Global
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
SMK Terbaik di DKI Jakarta...
SMK Terbaik di DKI Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK Versi LTMPT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved