Habib Rizieq Pulang, Ferdinand Berharap Tak Ada Kegaduhan Politik Lagi
Jum'at, 06 November 2020 - 09:36 WIB
loading...
Ferdinand Hutahean berharap kepulangan Habib Rizieq ke Indnesia tidak justru memunculkan kegaduhan baru politik. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dijadwalkan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang pada Selasa, 10 November 2020 sekitar pukul 09.00 WIB. Selain Front Pembela Islam (FPI) sejumlah kelompok masyarakat sudah menyatakan rencana untuk menjemput.
Terkait hal tersebut, mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean berharap kepulangan Habib Rizieq itu sebaiknya tidak membuat keramaian politik baru.
"Kepulangan HRS ini sebaiknya tidak membuat keramaian politik baru. Apalagi seperti yang sempat disampaikan oleh beberapa orang seolah ini akan revolusi, pertanyaan saya revolusi apa? Paham tidak revolusi? Jangan karena bernafsu revolusi tapi hanya jadi bikin ricuh negeri ini. Jika itu terjadi tentu aparat keamanan Polri dan TNI bersama rakyat akan melawan," ujar Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews, Jumat (6/11/2020).
(Baca: Habib Rizieq, Ulama Alumnus SMP Kristen Bethel yang Tak Pernah Mengenyam Madrasah)
Ferdinand mengakui Habib Rizieq sebagai warga negara Indonesia (WNI) berhak pulang ke Indonesia. Toh, menurut Ferdinand selama ini Pemerintah Indonesia tidak pernah melarang Hbib Rizieq untuk pulang. "Tapi kan kabarnya HRS tidak bisa kembali justru karena ada masalah dengan imigrasi Arab atau dengan hukum Arsb Saudi," pungkasnya.
Terkait hal tersebut, mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean berharap kepulangan Habib Rizieq itu sebaiknya tidak membuat keramaian politik baru.
"Kepulangan HRS ini sebaiknya tidak membuat keramaian politik baru. Apalagi seperti yang sempat disampaikan oleh beberapa orang seolah ini akan revolusi, pertanyaan saya revolusi apa? Paham tidak revolusi? Jangan karena bernafsu revolusi tapi hanya jadi bikin ricuh negeri ini. Jika itu terjadi tentu aparat keamanan Polri dan TNI bersama rakyat akan melawan," ujar Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews, Jumat (6/11/2020).
(Baca: Habib Rizieq, Ulama Alumnus SMP Kristen Bethel yang Tak Pernah Mengenyam Madrasah)
Ferdinand mengakui Habib Rizieq sebagai warga negara Indonesia (WNI) berhak pulang ke Indonesia. Toh, menurut Ferdinand selama ini Pemerintah Indonesia tidak pernah melarang Hbib Rizieq untuk pulang. "Tapi kan kabarnya HRS tidak bisa kembali justru karena ada masalah dengan imigrasi Arab atau dengan hukum Arsb Saudi," pungkasnya.
Lihat Juga :