Co-firing Biomassa pada PLTU untuk Genjot Bauran Energi Baru Terbarukan

Kamis, 05 November 2020 - 21:20 WIB
loading...
Co-firing Biomassa pada...
Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM bersama PT. PLN (Persero), yang telah berhasil melakukan uji coba co-firing di lima PLTU milik anak perusahaannya, PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB), mengadakan Focu
A A A
BEKASI - Direktorat Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM menyelenggarakan Webinar Seri-IV Focus Group Discussion Nasional Co-firing Biomassa pada PLTU, Kamis (5/11/2020). Dalam kegiatan ini, membahas Potensi dan Kesiapan Pasokan Bahan Baku, Skema dan Model Bisnis serta Keekonomian pada Implementasi Co-firing Biomassa pada PLTU.

Tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka mendorong implementasi co-firing berbahan dasar biomassa maupun Refuse Derived Fuel (RDF)/ Solid Recovered Fuel (SRF) pada PLTU menuju ke skala komersil, guna mencapai target Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dalam bauran energi nasional sebesar 23%. Setelah melalui tahapan uji coba, sebelum menuju implementasi Co-firing dengan pola operasi komersial, maka diperlukan penyiapan instrumen pendukung dan koordinasi intensif terkait regulasi teknis, kesiapan aspek teknologi, pasokan bahan bakar, aspek keekonomian serta dukungan kebijakan lintas sektor.

Dadan Kusdiana (Plt. Direktur Jenderal EBTKE, Kementerian ESDM) menyampaikan sambutannya, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu dari rangkaian FGD yang bertujuan sebagai wadah public hearing dari semua stakeholder terkait untuk melakukan telaah dan diskusi teknis sebagai persiapan implementasi co-firing biomassa pada PLTU.

“Secara umum, FGD berjalan dengan baik, dimana seluruh peserta antusias dalam berdiskusi dan tanya jawab. Penggunaan biomassa sebagai campuran bahan bakar atau co-firing PLTU memang menjadi salah satu strategi yang dilakukan Pemerintah dalam mencapai target bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025,”ungkapnya.

Berangkat dari hal ini, maka Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM bersama PT. PLN (Persero), yang telah berhasil melakukan uji coba co-firing di lima PLTU milik anak perusahaannya, PT. Pembangkitan Jawa Bali (PJB), mengadakan Focus Group Discussion sebagai wadah untuk untuk menyelaraskan pemahaman dan kesiapan implementasi co-firing serta untuk mendapat masukan stakeholder tentang kesiapan supply chain biomassa.

Pada setiap paparan dari masing-masing panelis terdapat satu benang merah yang diharapkan yaitu ekosistem dalam pengimplementasian co-firing dengan skema listrik kerakyatan. Pada skema ini seluruh pihak terkait ikut bersinergi, mulai dari pengembangan hutan tanaman industri, skema pendanaan, penyiapan peralatan pembangkit, dan kebijakan yang akan disusun oleh Kementerian ESDM, hingga nantinya listrik dapat didistribusikan ke masyarakat terutama yang berada di wilayah 3T. Serta co-firing juga dinilai menjadi solusi yang tepat untuk pengelolaan biomassa menjadi produk yang lebih efektif. (Syarif Wibowo)
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Eksekusi Cepat Tambang di Kawasan Hutan
IISM Dorong Transisi...
IISM Dorong Transisi Energi Berkeadilan bagi Masyarakat
Kejagung Ungkap Kewenangan...
Kejagung Ungkap Kewenangan Pengawasan Tambang Samin Tan Ada di ESDM
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek PJUTS di ESDM
Forum Rembuk Energi...
Forum Rembuk Energi 2025, Ajak Anak Muda Terlibat dalam Isu Energi Nasional
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Mulai Tahun Depan, Grammy...
Mulai Tahun Depan, Grammy Awards Tambah Kategori Musik Pop Asia
Berita Terkini
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved