Covid-19 Bisa Berlangsung Lama, Perilaku Jadi Penentu

Kamis, 05 November 2020 - 07:05 WIB
loading...
A A A
Ina menjelaskan, ada sejumlah penelitian baik dari World Health Organization, Harvard University, maupun China menyatakan bahwa pandemi Covid-19 akan berlangsung lama hingga 2022. Bahkan, ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 akan berlangsung sampai 2024.

“Sejumlah penelitian baik itu WHO juga sudah menyatakan bahwa kita akan bertemu dalam jangka waktu lama. Kemudian peneliti dari Harvard maupun dari China bahwa semuanya menunjukkan bahwa (pandemi) ini akan berlangsung lama. Bisa ada yang menyatakan sampai tahun 2022, ada menyampaikan sampai bisa sampai 2024,” kata Ina.

Menurut Ina, berdasarkan pengalaman sejarah bahwa pandemi seperti Spanish Flu atau Flu Spanyol pada 1918 berlangsung selama tiga tahun. “Dan, berdasarkan pengalaman pandemi pada masa sebelumnya, memang pandemi itu bisa berlangsung. Pada Spanish Flu pada 1900-an ya, 1918 ya itu berlangsung sekitar tiga tahunan ya sehingga memang ini akan berlangsung lama,” ungkapnya. (Baca juga: Banyak Persoalan, MPR MInta Kemendikbud Evaluasi Pelaksanaan PJJ)

Kedua, kata Ina, banyak orang yang tanpa gejala, tapi tetap dapat menularkan. Ketiga adalah potensi lonjakan pasien. “Memang untuk Covid-19 ini sekitar 80% dengan gejala ringan sedang dan 20% apa namanya harus membutuhkan perawatan rumah sakit. Artinya, sebagian besar akan sembuh. Itu sudah memang sudah berdasarkan statistik ya untuk kasus-kasus yang sebagian besar 20% akan sakit,” sebutnya.

Ina mengatakan, Covid-19 juga menyebar sangat cepat hanya dalam beberapa bulan. Sejak ditemukan kasus pertama, kini jumlahnya mencapai hampir 50 juta di seluruh dunia. “Tapi, kebayang dengan begitu mudahnya dia menular, jadi ini salah satu ciri khas Covid-19 ini dia cepat sekali ya, kalau kita lihat dalam sejak dia muncul Januari sampai sekarang Oktober, Juni saja sudah 46 juta hampir 50 juta. Lalu, Indonesia sudah lebih dari 400.000. Bahwa ini menunjukkan bahwa virus ini sangat cepat,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Berita Terkini
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved