PLN Gelar Konversi Kompor, Untungnya Apa?

Rabu, 04 November 2020 - 06:14 WIB
loading...
A A A
Lantas, bagaimana kondisi sistem kelistrikan nasional untuk mendukung program gerakan konversi kompor itu? Pada saat perayaan Ulang Tahun Ke-75 PLN, Zulkifli Zaini membeberkan dari sisi pembangkit kapasitas telah mencapai 63,3 Gigawatt (GW) per September 2020 atau meningkat sekitar 7,8 GW dari 55,52 GW pada 2015. Penambahan kapasitas pembangkit di Sumatera dari kapasitas terpasang 11,4 GW menjadi 12,6 GW. Lalu, Jawa, Madura, Bali, dan Nusa Tenggara naik dari 37,8 GW menjadi 41,8 GW; Kalimantan meningkat dari 2,5 GW menjadi 3,9 GW; dan Sulawesi naik dari 2,96 GW menjadi 3,62 GW; serta Maluku dan Papua meningkat dari 0,8 GW menjadi 1,3 GW. Karena itu, manajemen PLN tak khawatir dalam pemenuhan kebutuhan listrik baik rumah tangga maupun bisnis dan industri.

Sementara itu, kinerja PLN justru terus meningkat di tengah pandemi Covid-19. Publikasi badan usaha milik negara (BUMN) listrik itu mencatat penjualan sebesar 181.638 GWh pada kuartal ketiga 2020. Penjualan tersebut mengalami kenaikan sekitar 0,6% dibanding periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, penjualan PLN tercatat sebesar Rp 205,1 triliun hingga September 2020 atau tumbuh sekitar 1,2% dari sebesar Rp202,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Langkah PLN untuk turut serta mengamankan kemandirian dan ketahanan energi nasional patut diapresiasi. Hanya, perlu diingatkan gerakan konversi kompor itu harus dihitung dengan cermat, jangan sampai mengulang program konversi minyak tanah ke elpiji yang justru menimbulkan beban baru, yakni kenaikan anggaran subsidi elpiji dari tahun ke tahun yang dinilai tidak ekonomis lagi karena memberatkan anggaran negara. (*)
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Tekan Impor LPG, Komisi...
Tekan Impor LPG, Komisi XII DPR Dorong Masyarakat Migrasi ke Kompor Listrik
Rentetan Bencana Ekologis...
Rentetan Bencana Ekologis Jadi Alarm Hentikan Ketergantungan Industri Ekstraktif
Peran Swasta dan Filantropi...
Peran Swasta dan Filantropi Vital dalam Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
Aksi Iklim, Suara dan...
Aksi Iklim, Suara dan Peran Generasi Muda Harus Diperhitungkan
Rayakan HUT RI, Relawan...
Rayakan HUT RI, Relawan BUMN di Jembrana Gelar Upacara dan Berbagai Kegiatan Sosial
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rekomendasi
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved