Koaksi Indonesia Ungkap Soal Peluang Anak Muda di Era Adaptasi Baru
Selasa, 03 November 2020 - 18:04 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, dengan terjun ke green jobs, anak muda akan mmemiliki keunggulan kompetitif merespons pandemi global dan gelombang perubahan iklim yang lebih besar. Bahkan lanjut dia, anak muda Indonesia bisa menjadikan pekerjaan ini identitas dan kebanggaan diri karena turut berkontribusi pada dampak sosial yang lebih baik dan sekaligus mengurangi tekanan buruk pada alam Indonesia.
"Kenapa Koaksi mulai dari energi terbarukan? Karena salah satu sektor yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial Indonesia adalah energi. Memastikan pengembangan dan penyebaran energi terbarukan di seluruh Indonesia akan membuka banyak peluang kerja," ungkapnya.
Jadi, lanjut dia, energi terbarukan akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh kebutuhan esensial seperti air bersih dan sanitasi, akses informasi dan pendidikan, peningkatan ekonomi lokal, literasi keuangan, hingga ketahanan pangan, dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih.
Dalam acara talkshop, peserta mendapatkan inspirasi dari para praktisi green jobs secara langsung, yaitu Tiza Mafira, Associate Director Climate Policy Initiative; Dally Chaerul Shaffar, Business Director Biops Agrotekno; Ratu Ommaya, Head of Marketing Communication The Body Shop Indonesia; Daniel Sibbald, Chief Marketing Officer Sinari; dan Denia Isetianti, Co-founder Cleanomic.
Sementara, di acara workshop, mereka yang mengejar impian mengembangkan start-up energi mendapatkan sesi khusus penajaman ide dan bagaimana menyampaikan ide secara atraktif dari Aditya Mulya Pratama, Manajer Program New Energy Nexus Indonesia; Trio Aditya, Indo Electric Instrument; Aki Soehandono, Inovasi Dinamika Pratama; dan Azis Kurniawan, Manajer Riset dan Pengembangan, Koaksi Indonesia.
Salah satu narasumber dan Co-founder dari Cleanomic, Denia Isetianti mengatakan bahwa untuk memastikan kehidupan yang berkelanjutan dan alam yang lestari ke depannya, kita harus memastikan kegiatan ekonomi kita itu adalah ekonomi yang berbasis pada lingkungan. "Dilihat dari sudut pandang tren, anak muda yang tertarik ke green jobs juga semakin besar," ujarnya.
"Kenapa Koaksi mulai dari energi terbarukan? Karena salah satu sektor yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial Indonesia adalah energi. Memastikan pengembangan dan penyebaran energi terbarukan di seluruh Indonesia akan membuka banyak peluang kerja," ungkapnya.
Jadi, lanjut dia, energi terbarukan akan membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh kebutuhan esensial seperti air bersih dan sanitasi, akses informasi dan pendidikan, peningkatan ekonomi lokal, literasi keuangan, hingga ketahanan pangan, dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih bersih.
Dalam acara talkshop, peserta mendapatkan inspirasi dari para praktisi green jobs secara langsung, yaitu Tiza Mafira, Associate Director Climate Policy Initiative; Dally Chaerul Shaffar, Business Director Biops Agrotekno; Ratu Ommaya, Head of Marketing Communication The Body Shop Indonesia; Daniel Sibbald, Chief Marketing Officer Sinari; dan Denia Isetianti, Co-founder Cleanomic.
Sementara, di acara workshop, mereka yang mengejar impian mengembangkan start-up energi mendapatkan sesi khusus penajaman ide dan bagaimana menyampaikan ide secara atraktif dari Aditya Mulya Pratama, Manajer Program New Energy Nexus Indonesia; Trio Aditya, Indo Electric Instrument; Aki Soehandono, Inovasi Dinamika Pratama; dan Azis Kurniawan, Manajer Riset dan Pengembangan, Koaksi Indonesia.
Salah satu narasumber dan Co-founder dari Cleanomic, Denia Isetianti mengatakan bahwa untuk memastikan kehidupan yang berkelanjutan dan alam yang lestari ke depannya, kita harus memastikan kegiatan ekonomi kita itu adalah ekonomi yang berbasis pada lingkungan. "Dilihat dari sudut pandang tren, anak muda yang tertarik ke green jobs juga semakin besar," ujarnya.
Lihat Juga :