Kemenkes Imbau Jamaah Umrah Patuhi Protokol Kesehatan
Selasa, 03 November 2020 - 15:18 WIB
loading...
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan para jamaah umrah untuk selalu menjaga kesehatan dirinya mengingat saat ini masih pada masa pandemi COVID-19. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi terhitung sejak 1 November 2020 membuka kembali akses beribadah umrah bagi warga negara dari seluruh dunia. Kesempatan ini tentu disambut baik oleh para penyelenggara dan jamaah khususnya di Indonesia.
Merespons hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan para jamaah umrah untuk selalu menjaga kesehatan dirinya mengingat saat ini masih pada masa pandemi COVID-19. Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusup Singka mengimbau para jamaah umrah Indonesia baik yang sudah berangkat maupun yang berencana untuk menjalankan ibadah umrah agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka. (Baca juga: Umrah Dibuka, Berikut Syarat Bisa Berangkat di Tengah Pandemi)
“Jamaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada, selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Eka dalam siaran pers yang diterima SINDO Media, Selasa (3/11/2020).
Meskipun Pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jamaah yang dapat beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, namun melihat prosesi peribadatan umrah yang tidak hanya melaksanakan tawaf dan sai tetapi juga ada agenda wisata religi ke sejumlah tempat bersejarah. Oleh karenanya tidak menutup kemungkinan terjadinya kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan risiko penularan COVID-19 antar jamaah lintas negara.
Eka pun memberikan perhatian terhadap situasi tersebut. “Hindari melakukan kegiatan yang tidak perlu. Sebisa mungkin hindari kerumunan orang dan jangan mengunjungi peternakan unta,” tegasnya.
Merespons hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan para jamaah umrah untuk selalu menjaga kesehatan dirinya mengingat saat ini masih pada masa pandemi COVID-19. Kepala Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusup Singka mengimbau para jamaah umrah Indonesia baik yang sudah berangkat maupun yang berencana untuk menjalankan ibadah umrah agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan mereka. (Baca juga: Umrah Dibuka, Berikut Syarat Bisa Berangkat di Tengah Pandemi)
“Jamaah agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang ada, selalu menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ujar Eka dalam siaran pers yang diterima SINDO Media, Selasa (3/11/2020).
Meskipun Pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jamaah yang dapat beribadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, namun melihat prosesi peribadatan umrah yang tidak hanya melaksanakan tawaf dan sai tetapi juga ada agenda wisata religi ke sejumlah tempat bersejarah. Oleh karenanya tidak menutup kemungkinan terjadinya kerumunan massa yang berpotensi menimbulkan risiko penularan COVID-19 antar jamaah lintas negara.
Eka pun memberikan perhatian terhadap situasi tersebut. “Hindari melakukan kegiatan yang tidak perlu. Sebisa mungkin hindari kerumunan orang dan jangan mengunjungi peternakan unta,” tegasnya.
Lihat Juga :