Tahun Depan, Kemensos Bakal Lanjutkan Bansos Tunai bagi 10 Juta KPM
Senin, 02 November 2020 - 17:18 WIB
loading...
Menyikapi potensi itu, Kemensos menyatakan masih melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wabah Covid-19 diprediksi belum sepenuhnya mereda di tahun depan. Menyikapi potensi itu, Kementerian Sosial ( Kemensos ) menyatakan masih melanjutkan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi.
(Baca juga: Satgas Sebut Angka Corona Global Meningkat, di Tanah Air Menurun)
"BST akan dilanjutkan selama enam bulan yakni dalam periode Januari-Juni 2021. Sasaran program akan meliputi 34 provinsi atau seluruh provinsi di Indonesia, jadi termasuk DKI Jakarta," kata Mensos Juliari P Batubara dalam keterangan resmi yang dikutip SINDOnews, Senin (2/11/2020).
(Baca juga: Pascalibur Panjang Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19)
Ada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang rencananya akan menjadi sasaran dari BST tersebut. Setiap keluarga nantinya bakal mendapat bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Untuk mendukung program itu, Kemensos mengalokasikan anggaran Rp12 triliun.
Juliari mengakui program bansos pada 2021 tidak akan semasif tahun ini. Menurut politikus PDI Perjuangan itu, pemerintah akan lebih fokus pada program-program pemulihan perekonomian dan vaksinasi Covid-19 secara bertahap sehingga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
"Karena fokus daripada pemerintah sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi adalah pemulihan kegiatan ekonomi dan bagaimana kita mengadakan vaksin. Program vaksinasi ini juga sangat masif dan membutuhkan anggaran cukup besar sehingga bantuan sosial dari Kemensos akan dikonsolidasikan, dikurangi sedikit," terang dia.
(Baca juga: Satgas Sebut Angka Corona Global Meningkat, di Tanah Air Menurun)
"BST akan dilanjutkan selama enam bulan yakni dalam periode Januari-Juni 2021. Sasaran program akan meliputi 34 provinsi atau seluruh provinsi di Indonesia, jadi termasuk DKI Jakarta," kata Mensos Juliari P Batubara dalam keterangan resmi yang dikutip SINDOnews, Senin (2/11/2020).
(Baca juga: Pascalibur Panjang Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19)
Ada 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang rencananya akan menjadi sasaran dari BST tersebut. Setiap keluarga nantinya bakal mendapat bantuan sebesar Rp200 ribu per bulan. Untuk mendukung program itu, Kemensos mengalokasikan anggaran Rp12 triliun.
Juliari mengakui program bansos pada 2021 tidak akan semasif tahun ini. Menurut politikus PDI Perjuangan itu, pemerintah akan lebih fokus pada program-program pemulihan perekonomian dan vaksinasi Covid-19 secara bertahap sehingga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
"Karena fokus daripada pemerintah sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi adalah pemulihan kegiatan ekonomi dan bagaimana kita mengadakan vaksin. Program vaksinasi ini juga sangat masif dan membutuhkan anggaran cukup besar sehingga bantuan sosial dari Kemensos akan dikonsolidasikan, dikurangi sedikit," terang dia.
Lihat Juga :