Pusat Minta Daerah Segera Setor Data Penerima Bansos

Jum'at, 08 Mei 2020 - 19:10 WIB
loading...
A A A
Politikus PDI Perjuangan ini menambahkan, tidak ada tumpang tindih antara penerima bansos pemerintah pusat dan daerah. Pasalnya, data yang dipakai Kemensos berasal dari daerah. "Ya tentunya kita harapkan apabila yang sudah dikirim daerah ke Kemensos untuk terima bansos tunai dari Kemensos, maka tidak diberikan lagi bansos tunai oleh pemda. Karena datanya kan dari mereka sendiri, jadi harusnya mereka sudah ada datanya sehingga bansos APBD tidak tumpang tindih," jelasnya.

Hal senada juga diungkapkan Menteri Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Dia meminta agar kepala daerah mempercepat pendataan penerima BLT Dana Desa. Dia juga meminta agar kepala daerah melakukan sinkronisasi terhadap data tersebut.

"Saya harap seluruh kades melakukan percepatan dari data yang sudah disetor agar ada percepatan penyaluran BLT desa. Karena duit ada di desa, penyaluran desa, tapi biar tepat sasaran harus ada sinkronisasi dari kepala daerah bupati/wali kota. Jadi saya harap bupati/wali kota segera disinkronisasi agar desa bisa disalurkan," katanya.

Dia juga menekankan agar tidak terjadi tumpang tindih data penerima bansos. "Untuk ketercukupan ini salah satu syaratnya adalah ketepatan sasaran. Jangan sampai ada keluarga yang menerima lebih dari satu kebijakan. Itulah kenapa sejak awal, dalam konteks BLT desa, harus mereka yang belum mendapat PKH, BPNT, bahkan kalau perlu tidak overlapping dengan Prakerja," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemensos Lelang Emas...
Kemensos Lelang Emas Hadiah Tak Tertebak Senilai Rp10 Miliar, Hasilnya untuk Bantu Keluarga Rentan
Investigasi Pengadaan...
Investigasi Pengadaan Sepatu dan Perlengkapan Sekolah Rakyat, Wamensos: Minggu Depan Harus Sudah Clear!
49 Pendamping PKH Diberhentikan...
49 Pendamping PKH Diberhentikan Akibat Pelanggaran Penyaluran Bansos
Harga Sepatu Sekolah...
Harga Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Gus Ipul: Kami Tak Intervensi
Selewengkan Bansos,...
Selewengkan Bansos, 49 Pendamping PKH Dipecat dan 500 Oknum Disanksi
Mensos Pecat 4 Pendamping...
Mensos Pecat 4 Pendamping PKH yang Selewengkan Bansos
Cetak Lulusan Berkualitas,...
Cetak Lulusan Berkualitas, Sekolah Rakyat Jajaki Kolaborasi Nasional dan Internasional
46.000 Siswa Tahun Ini...
46.000 Siswa Tahun Ini Ditampung di Sekolah Rakyat
Mensos Salurkan Rp205...
Mensos Salurkan Rp205 M Santunan Korban Bencana Aceh Tamiang, Warga Teriak Hidup Presiden Prabowo!
Rekomendasi
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Latihan Kaki Tak Hanya...
Latihan Kaki Tak Hanya Bakar Kalori, Ternyata Penting untuk Keseimbangan Hormon
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Bakal Segera Cair ,...
Bakal Segera Cair , Berikut Cara Dapat Bansos Tunai Terbaru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved