Angka Kemiskinan Diprediksi Capai 12%, Pemerintah Antisipasi Kelompok Miskin Baru
Jum'at, 08 Mei 2020 - 17:09 WIB
loading...
Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan diprediksi angka kemiskinan bisa mencapai 12% dampak pandemi Corona. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Salah satu dampak adanya pandemi COVID-19 adalah meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia. Bahkan diprediksi angka kemiskinan bisa mencapai 12%.
“Ada beberapa lembaga survei yang menyatakan menjadi 10% sekian. Ada bahkan yang agak ekstrem menjadi 12%. jadi saya kira saat ini kami sampaikan bahwa kami belum bisa memberikan angka pasti karena ini masih berjalan. Ya kami antisipasi akan meningkat jumlahnya,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara sata konfrensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Dia mengatakan masih terus mendata jumlah angka miskin baru. Namun, dia memastikan bahwa pemerinta akan melakukan antipasi terhadap tambahan angka kemiskinan tersebut.
“Ya kami memang saat ini masih mendata, karena memang program-program jaring pengaman sosial masih on going. Tapi tentunya kami mengantisipasi jumlah keluarga miskin pasca COVID-19 kemungkinan bertambah,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kenaikan angka kemiskinan kembali ke dua digit masih perkiraan. Sementara angka kemiskinan terakhir masih di bawah angka dua digit yakni 9,2%.
“Ada beberapa lembaga survei yang menyatakan menjadi 10% sekian. Ada bahkan yang agak ekstrem menjadi 12%. jadi saya kira saat ini kami sampaikan bahwa kami belum bisa memberikan angka pasti karena ini masih berjalan. Ya kami antisipasi akan meningkat jumlahnya,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara sata konfrensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Dia mengatakan masih terus mendata jumlah angka miskin baru. Namun, dia memastikan bahwa pemerinta akan melakukan antipasi terhadap tambahan angka kemiskinan tersebut.
“Ya kami memang saat ini masih mendata, karena memang program-program jaring pengaman sosial masih on going. Tapi tentunya kami mengantisipasi jumlah keluarga miskin pasca COVID-19 kemungkinan bertambah,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa kenaikan angka kemiskinan kembali ke dua digit masih perkiraan. Sementara angka kemiskinan terakhir masih di bawah angka dua digit yakni 9,2%.
Lihat Juga :