Harun Masiku Tidak Kunjung Tertangkap, KPK Evaluasi Tim Satgas

loading...
Harun Masiku Tidak Kunjung Tertangkap, KPK Evaluasi Tim Satgas
Hingga kini keberadaan buron kasus dugaan pemulusan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku masih misteri. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Hingga kini keberadaan buron kasus dugaan suap pemulusan proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku masih misteri.

Sudah 10 bulan mantan calon anggota legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu tidak diketahui rimbanya.

Menyikapi itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terusengevaluasi tim satuan tugas yang memburu Harun Masiku. "Kami sudah melakukan berbagai macam evaluasi, mana yang perlu ditambah, mana yang perlu kita kerja samakan dengan instansi-instansi lain," ujar Deputi Penindakan KPK Karyoto saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2020).

KPK, kata Karyoto, bakal terus bekerja secara maksimal untuk menangkap para buronannya."Sehingga akan memberikan kepastian tentang gerak para DPO-DPO (daftar pencarian orang) lain ini. Mudah-mudajan dalam waktu dekat segera bisa ditangkap terhadap DPO-DPO yang lain," tuturnya.(Baca juga: Harun Masiku Belum Juga Tertangkap, ICW Ungkap Dua Penyebabnya)



Sebelumnya, Karyoto mengungkap kendala ataupun kesulitan dalam menangkap Harun Masiku dan buronan lainnya yang hingga kini masih belum ditemukan. Salah satu kendalanya yakni karena para buronan selalu bergerak dan berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

"Kemarin saya cerita betapa sulitnya orang yang bergerak. Kalau orang itu stay atau diam di satu alamat tertentu mungkin bisa dilacak dari keluarganya dan lain-lain, mungkin akan bisa ketemu," ujar Deputi Penindakan KPK, Karyoto saat dikonfirmasi, Sabtu 24 Oktober lalu.

Seperti diketahui, selain Harun Masiku, masih ada beberapa buronan KPK yang belum tertangkap. Kelimanya yakni, mantan Panglima GAM wilayah Sabang, Izil Azhar alias Ayah Marine. Izin Azhar merupakan buronan kasus dugaan penerimaan gratifikasi bersama mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf sejak Desember 2018.(Baca juga:Selain Djoko Tjandra, Demokrat Minta Aparat Segera Tangkap Harun Masiku)



Kemudian, Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pemberian Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Keduanya ditetapkan sebagai buronan pada September 2019.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top