Satgas Tegaskan Pandemi Corona Tak Mengenal Kata Libur
Selasa, 27 Oktober 2020 - 21:48 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan, libur panjang akan dimulai besok hingga akhir pekan ini di tengah pandemi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa libur panjang akan dimulai besok hingga akhir pekan ini. Dia meminta agar ada kesiapsiagaan dari pemerintah daerah maupun masyarakat.
(Baca juga: Dalam 1 Tahun Bekerja, Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara)
"Kami mohon kesiapsiagaannya untuk mengantisipasi timbulnya klaster libur panjang," kata Wiku saat konferensi pers, Selasa (27/10/2020).
(Baca juga: Waspada Hujan dan Angin Dampak Siklon Tropis Molave)
Dia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap dirumah saja saat libur panjang akhir bulan ini. Menurutnya masih akan ada banyak waktu untuk libur panjang di masa yang akan datang.
"Pandemi tidak mengenal kata libur. Oleh karena itu meskipun di masa liburan yang akan kita lalui bersama sebentar lagi, pemda dan masyarakat harus tetap waspada dan bekerja sama untuk tidak menimbulkan kasus baru,” ujarnya.
Wiku menuturkan, berkaca pada pengalaman sebelumnya, libur panjang berdampak pada kenaikan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadinya kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan. Selain itu juga disebabkan oleh ketidakpatuhan masyarakat pada protokol kesehatan.
(Baca juga: Dalam 1 Tahun Bekerja, Jaksa Agung Selamatkan Uang Negara)
"Kami mohon kesiapsiagaannya untuk mengantisipasi timbulnya klaster libur panjang," kata Wiku saat konferensi pers, Selasa (27/10/2020).
(Baca juga: Waspada Hujan dan Angin Dampak Siklon Tropis Molave)
Dia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap dirumah saja saat libur panjang akhir bulan ini. Menurutnya masih akan ada banyak waktu untuk libur panjang di masa yang akan datang.
"Pandemi tidak mengenal kata libur. Oleh karena itu meskipun di masa liburan yang akan kita lalui bersama sebentar lagi, pemda dan masyarakat harus tetap waspada dan bekerja sama untuk tidak menimbulkan kasus baru,” ujarnya.
Wiku menuturkan, berkaca pada pengalaman sebelumnya, libur panjang berdampak pada kenaikan kasus positif di tingkat nasional. Hal ini dipicu karena terjadinya kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan. Selain itu juga disebabkan oleh ketidakpatuhan masyarakat pada protokol kesehatan.
Lihat Juga :