Polri Ungkap Motif Gus Nur soal Dugaan Penghinaan terhadap NU

Selasa, 27 Oktober 2020 - 18:31 WIB
loading...
Polri Ungkap Motif Gus...
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengaku telah mendapatkan motof ujaran kebencian Gus Nur terhadap NU, yaitu karena kepeduliannya. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polri mengungkap motif Sugi Nur Raharja atau biasa disapa Gus Nur dalam kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU).

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono menjelaskan, Gus Nur mengklaim apa yang dilakukannya lantaran peduli dengan NU.

"Motif sudah didapatkan, yaitu yang bersangkutan menyampaikan unggahan di youtube merupakan bukti nyata yang bersangkutan peduli terhadap NU," kata Awi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

(Baca: Kasus Gus Nur, Bareskrim Telah Periksa 3 Saksi)

Gus Nur dalam akun YouTube Refly Harun mengibaratkan bahwa NU saat ini dapat diibaratkan sebagai bus umum. Sopirnya dalam kondisi mabuk, kondekturnya teler, keneknya ugal-ugalan, dan penumpangnya kurang ajar.

Pernyataan Gus Nur itu menyatakan bahwa para penumpang bus tersebut sebagai orang yang menganut pemikiran liberal, sekuler, dan merupakan PKI.

(Baca: Munarman FPI Pastikan Beri Bantuan Pengacara untuk Gus Nur)

Menurut Awi, Gus Nur mengakui bahwa pernyataannya itu lantaran memandang adanya perbedaan antara NU yang dulu dikenalnya dengan apa yang sekarang dilihatnya. "Bahwasannya NU sekarang dan NU yang dulu sudah berbeda," ujar Awi.

Sebelumnya, Gus Nur ditangkap di Malang, Jawa Timur Sabtu (24/10/2020) dini hari usai beberapa pihak melalukan pelaporan ke polisi. Salah satu yang melaporkan Gus Nur yaitu Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim, ke Bareskrim Polri.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Rekomendasi
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved