Memperingat Sumpah Pemuda: Saatnya Menghilangkan Egoisme

Selasa, 27 Oktober 2020 - 09:18 WIB
loading...
A A A
Para pemuda ini meyakini bahwa hanya dengan nasionalisme, persatuan dan kesatuan embrio-embrio nasionalisme kebangsaan bisa mengatasi tantangan dominasi ketertindasan Belanda. Tantangan Bangsa Indonesia Saat ini Pada saat ini Bangsa Indonesia memang sudah tidak lagi menghadapi penindasan Belanda.

Bangsa Indonesia secara politik sudah merdeka sejak 75 tahun yang lalu. Berkat perjuangan pahlawan. Para founding fathers bangsa, bangsa Indonesia sudah menjadi bangsa yang berdaulat dan diakui oleh bangsa-bangsa lain di dunia Bhineka Tungga Ika bukan hanya slogan hampa, tetapi secara konsisten dipraktikan kehidupan sosial politik ekonomi dan Budaya.

Tidak ada identitas sosial budaya dari berbagai suku agama dan golongan yang dihilangkan. Kekayaan budaya bangsa ini terpatri, di pelihara dengan baik dalam mozaik kebangsaan Indonesia. Namun demikian bukan berarti bangsa Indonesia sudah sepi dari tantangan.

Kemerdekaan Indonesia bukan berarti hilangnya tantangan bangsa. Kemerdekaan baru merupakan pintu gerbang menuju cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dicantumkan dalam pembukaan UUD 1945 yaitu memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Seluruh pemerintahan pascakemerdekaan, dengan segala plus minusnya, berupaya dengan sekuat tenaga mewujudkan cita-cita itu. Hingga umurnya yang ke-75 ini, bangsa Indonesia belum mengetahui kapan cita –cita itu akan seluruhnya tercapai.

Presiden Joko Widodo yang menjadi presiden ke-7 secara ideologis strategis dihadapakan kepada tantangan ini. Secara lebih konkrit Pemerintahan Jokowi –Makruf Amien dihadapkan kepada tantangan-tantangan di berbagai sektor Ekonomi –Politik Sosial Budaya Pertaanan dan Keamanan (Ekopolsosbudhankam).

Pembangunan yang dicanangkan oleh presiden Jokowi sejak pemerintahanannya pada periode pertama hingga periode kedua ini adalah dalam rangka secara bertahap mengatasi permasalah dan tantangan itu. Sebagai presiden ke-7, Jokowi menerima warisan positif dan warisan kekurangan dari pemerintahan-pemerintahan sebelumnya yang sudah pasti tidak ada yang sempurna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Berita Terkini
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Infografis
Obat Asam Urat Paling...
Obat Asam Urat Paling Ampuh dan Cepat Menghilangkan Nyeri Sendi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved