Bursa Capres 2024: Nama Kuat yang Muncul dalam Survei Bisa Meredup jika Tak Punya Panggung
Selasa, 27 Oktober 2020 - 08:38 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyatakan, Pilpres 2024 masih jauh. Sehingga, hasil survei terkait capres 2024 juga sewaktu-waktu sangat mungkin berubah. Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menyatakan, Pilpres 2024 masih jauh. Peta kekuatan politik-koalisi masih sangat cair. Sehingga, hasil survei terkait capres 2024 juga sewaktu-waktu sangat mungkin berubah.
Hal ini dikatakan Adi merespons hasil survei yang menempatkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di atas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan figur-figur lainnya.
"Nama-nama kuat yang selalu muncul dalam survei bisa meredup kalau sudah tak lagi punya panggung sebagai kepala daerah," jelasnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (27/10/2020).
(Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi Malah Bikin Pusing PDIP ).
Adi menganggap, elektabilitas kepala daerah tak terlepas dari ekspose media yang terus-menerus memberitakan. Mereka akan terekam dalam survei karena sering viral beritanya. Hal demikian juga berlaku bagi kader partai maupun kalangan profesional.
Hal ini dikatakan Adi merespons hasil survei yang menempatkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di atas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan figur-figur lainnya.
"Nama-nama kuat yang selalu muncul dalam survei bisa meredup kalau sudah tak lagi punya panggung sebagai kepala daerah," jelasnya saat dihubungi SINDOnews, Selasa (27/10/2020).
(Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi Malah Bikin Pusing PDIP ).
Adi menganggap, elektabilitas kepala daerah tak terlepas dari ekspose media yang terus-menerus memberitakan. Mereka akan terekam dalam survei karena sering viral beritanya. Hal demikian juga berlaku bagi kader partai maupun kalangan profesional.
Lihat Juga :