Berkali-kali Ngomong Tanpa Beban, Jokowi Justru Ingin Bilang Punya Beban
Senin, 26 Oktober 2020 - 20:02 WIB
loading...
Seringnya Presiden Jokowi mengucapkan dirinya memimpin tanpa beban justru dinilai sebagai ungkapan perasaan adanya beban dalam memimpin. Foto/ilustrasi.KLHK
A
A
A
JAKARTA - Presiden Jokowi berkali-kali menyebut bahwa dirinya tak ada beban dalam memimpin Indonesia, terlebih di periode kedua kepemimpinannya bersama KH Ma'ruf Amin. Sehingga, Jokowi merasa ringan dalam mengambil keputusan.
Ucapan itu setidaknya pernah disampaikan Jokowi pada kegiatan Musrembangnas dan pertemuan dengan Apindo serta pada saat menghadiri kegiatan 'halalbihalal' dengan aktivis 98 yang terjadi pada 2019 silam.
(Baca: Jokowi Tegur Kabinet Soal Buruknya Komunikasi Publik, Pengamat: Bisa Ada Reshuffle)
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, apa yang diucapkan Jokowi menandakan adanya sesuatu lantaran sudah berulang kali.
"Ataukah bahasa lain ini hanya sebuah sikap skeptis dan apriori semata. Atau tanpa beban kiasannya secara filosofis justru ada beban dalam kepemimpinanya," tutur Jerry kepada SINDOnews, Senin (26/10/2020).
Ucapan itu setidaknya pernah disampaikan Jokowi pada kegiatan Musrembangnas dan pertemuan dengan Apindo serta pada saat menghadiri kegiatan 'halalbihalal' dengan aktivis 98 yang terjadi pada 2019 silam.
(Baca: Jokowi Tegur Kabinet Soal Buruknya Komunikasi Publik, Pengamat: Bisa Ada Reshuffle)
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, apa yang diucapkan Jokowi menandakan adanya sesuatu lantaran sudah berulang kali.
"Ataukah bahasa lain ini hanya sebuah sikap skeptis dan apriori semata. Atau tanpa beban kiasannya secara filosofis justru ada beban dalam kepemimpinanya," tutur Jerry kepada SINDOnews, Senin (26/10/2020).
Lihat Juga :