Virtual Community

Jum'at, 08 Mei 2020 - 06:47 WIB
loading...
A A A
Kegiatan ini sangat menghibur dan produktif. Komunikasi dengan teman-teman tetap berlangsung. Kadang bingung untuk membuat pilihan ketika menerima beberapa undangan dalam waktu yang bersamaan yang semuanya menarik diikuti. Saya ikut tidak selalu sebagai pembicara, tetapi lebih banyak sebagai pendengar layaknya seorang mahasiswa duduk manis di kelas. Dan itu saya nikmati betul.

Dengan mengikuti berbagai forum diskusi virtual, saya semakin menyadari munculnya banyak intelektual muda dalam berbagai bidang keilmuan dengan kualitas akademik yang tidak diragukan. Atau setidaknya banyak pencinta ilmu yang serius dan terus mengembangkan dirinya.

Kondisi ini sangat jauh berbeda dari suasana keilmuan ketika saya berada pada usia mereka. Dua puluh tahun lalu, aktivis sosial dan ilmuwan yang meraih strata kesarjanaan S2/S3 masih langka. Alumni universitas luar negeri masih jarang. Hari ini beragam sarjana dengan latar belakang disiplin keilmuan bermunculan dan mereka bisa bertukar pikiran melalui diskusi virtual, tanpa semangat menggurui. Semua merasa setara karena siapa saja bisa mengakses sumber informasi keilmuan tanpa harus duduk menjadi mahasiswa, tetapi melalui e-book atau mengikuti ceramah di YouTube dari ilmuwan kelas dunia.

Komunitas virtual yang saya ikuti umumnya bersifat egaliter dan dialogis. Beda dari mendengarkan ceramah umum yang kadang bersifat ideologis dan provokatif. Di masa pandemi ini praktis tak ada kerumunan massa. Orang terkondisikan tinggal di rumah untuk melakukan kontemplasi, membaca buku, dekat pada Tuhan, dan menumbuhkan sikap empati pada teman-teman kita yang memerlukan bantuan. Ini sebuah peluang untuk belajar dan beramal.

Ada beberapa teman yang khawatir berakhirnya pandemi ini akan mengakhiri diskusi virtual yang mulai terbangun dengan bagus dan produktif ini. Mengadakan acara diskusi keilmuan off-air di atas 100 orang itu sangat mahal biayanya, termasuk melawan kemacetan di jalan. Semoga saja berbagai acara sarasehan yang dilakukan setiap minggu selama pandemi setidaknya tetap bisa dilakukan sebulan sekali. Sayang sekali jika benih tradisi budaya keilmuan yang mulai tumbuh tadi tiba-tiba layu dan mati dengan matinya Covid-19.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Transformasi Standar...
Transformasi Standar Nasional dan Akreditasi Pendidikan Tinggi: Kebutuhan untuk Wujudkan Merdeka Belajar
Ini Strategi Public...
Ini Strategi Public Relations Jaga Reputasi Perusahaan
Rekomendasi
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved