Pertamina Pastikan Masa Transisi Restrukturisasi Berjalan Lancar

loading...
Pertamina Pastikan Masa Transisi Restrukturisasi Berjalan Lancar
PT Pertamina (Persero) memastikan proses restrukturisasi perusahaan dilakukan sesuai kelaziman dalam dunia bisnis. Saat ini, proses restrukturisasi masih dalam masa transisi
A+ A-
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan proses restrukturisasi perusahaan dilakukan sesuai kelaziman dalam dunia bisnis. Saat ini, proses restrukturisasi masih dalam masa transisi untuk memastikan Pertamina dan seluruh business group telah siap untuk proses selanjutnya.

SVP Corporate Communication & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto, menjelaskan restrukturisasi Pertamina merupakan amanah pemegang saham yang harus diwujudkan, di mana dalam prosesnya manajemen senantiasa mempertimbangkan aspek strategis, prosedur dan penanganan seluruh aset perusahaan termasuk pekerja sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Proses tersebut membutuhkan transisi yang terkelola dengan baik, prudent dan profesional.

“Restrukturisasi perusahaan yang dilakukan Pertamina saat ini sudah menjadi common practices dalam upaya peningkatan performa perusahaan dan efisiensi seperti yang terjadi di berbagai perusahaan energi global lainnya. Ketika melakukan restrukturisasi, perusahaan tersebut juga melalui tahapan masa transisi,” ujar Agus.

Legal Standing terkait pembentukan Holding dan Business Group ini juga sudah jelas. Sedangkan terkait permintaan legal opinion dari institusi hukum, Agus menuturkan Legal Opini Jamdatun dimintakan untuk keberlangsungan proses implementasi restrukturisasi agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.



“Sejak awal, semua proses menuju restrukturisasi dipastikan dalam koridor GCG dan sesuai peraturan yang berlaku,” urai Agus.

Mengenai aset, Agus memastikan sampai saat ini belum ada pengalihan aset Pertamina ke business group maupun anak perusahaan lainnya. Status pengelolaan wilayah kerja dari anak perusahaan hulu yang berkontrak kerja sama dengan SKK Migas pun tetap sama. Regionalisasi dilakukan dalam rangka koordinasi dan memastikan kegiatan operasional hulu migas terintegrasi sehingga operasional akan lebih efisien.

“Di masa transisi ini belum diikuti oleh transaksi yang menimbulkan dampak pajak. Justru pra-kondisi yang dilakukan sekarang, dalam rangka menemukan konfigurasi proses restrukturisasi terbaik sehingga dapat meminimalisasi risiko pajak yang mungkin akan timbul nanti," tambahnya.



Agus juga membantah tudingan bahwa restrukturisasi Pertamina telah menghambat jalannya operasional dan proyek strategis. Menurutnya sejauh ini seluruh bisnis proses dan operasional dari hulu sampai dengan hilir dapat dijalankan dengan baik. Komunikasi secara intensif dilakukan sehingga seluruh fungsi dan karyawan tetap bekerja secara profesional dengan komitmen tinggi mendukung pencapaian target perusahaan.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top