LP3ES: Kemunduran Demokrasi Indonesia Sudah Tampak Sebelum Pandemi

Minggu, 25 Oktober 2020 - 20:00 WIB
loading...
A A A
Wijayanto mengatakan pada hasil studi The Economist Intelligence Unit tahun 2019, Indonesia masuk dalam negara flawed democracy atau demokrasi yang cacat.Dimana salah satu kontribusi terbesar yang membuat demokrasi di Indonesia cacat adalah kultur politik dan kebebasan sipil. Khusus untuk civil liberties, Indonesia kalah dari banyak negara.

(Baca: Demokrasi Indonesia Mundur, Ini Saran Jimly untuk Presiden Jokowi)

“Civil Liberties ini skor kita 5,59. Kita kalah misalnya dari Mongolia, Filipina, Malaysia. Khusus untuk civil libertie s bahkan jika dibandingkan dengan Singapura menurut The Economist, mereka skornya 7. Kita lebih rendah,” ungkapnya.

Dia mengatakan bahwa hasil studi The Economist tahun lalu tersebut bahkan sejalan dengan hasil temuan survei Indikator Politik hari ini. Dimana kebebasan publik dalam menyatakan pendapat belum terjamin baik. Terbukti tingginya masyarakat yang takut menyatakan pendapat.

“Baru saja tadi siang Indikator Politik merilis hasil survei yang menunjukan bahwa warga makin takut menyatakan pendapat. Ada 21,9% yang setuju dan 47, 7% dari seluruh responden yang agak setuju. Jika setuju dan agak setuju digabungkan ternyata banyak warga, separuh warga agak takut atau sangat takut menyampaikan pendapat. Ini yang harus kita perhatikan bersama,” jelasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Separuh Penduduk Barat...
Separuh Penduduk Barat Yakin Demokasi Sudah Lumpuh, Apa Pemicunya?
7 Juta Warga AS Turun...
7 Juta Warga AS Turun ke Jalanan Lawan Trump dengan Gerakan No Kings, Ini 6 Alasannya
Rekomendasi
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
BTS Pecahkan Rekor Spotify,...
BTS Pecahkan Rekor Spotify, Jadi Artis Pertama dengan 6 Video Musik di Top 10 Global
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
Berita Terkini
Wamendagri: Indonesia...
Wamendagri: Indonesia Punya Satu Kesempatan Manfaatkan Bonus Demografi Menuju Negara Maju
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved