Wahid Foundation Ungkap 60% Rohaniawan Islam Dukung Jihad dengan Kekerasan
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya mendefinisikan hal tersebut karena kurangnya komunikasi yang baik dengan guru dan siswanya. Bahkan dirinya menyebut banyak guru keagamaan yang cenderung memaksakan mengenai konsep ideologi yang mereka yakini atas kelompok-kelompok mereka.
"Tetapi kemudian seharusnya yang perlu dilakukan oleh guru adalah membuka ruang-ruang yang sangat terbuka dalam proses belajar mengajar di kalangan siswa itu yang menjadi salah satu bekal," katanya. (Baca juga: Kisah Mengharukan Ayah dan Anak Berebut Jihad di Perang Badar )
Selain itu, adanya jarak pengetahuan keagamaan antara guru dan siswanya. Di mana hal tersebut menjadi salah satu tantangan, sehingga siswa ini tidak merasa puas atas jawaban-jawaban atau penjelasan dari guru.
Dan pada akhirnya siswa membuka presepsi dan memilih mencari referensi-referensi lain yang kemudian ternyata yang banyak ditemukan adalah referensi-referensi pandangan-pandangan yang fanatik.
"Ini ketemu antara presepsi yang awal mereka bangun, lalu mereka kemudian mendapatkan referensi-referensi yang tertutup sehingga ketidakpuasan itu menimbulkan miss kepercayaan terhadap guru, dia selalu mencari pembanding-pembanding," katanya.
"Tetapi kemudian seharusnya yang perlu dilakukan oleh guru adalah membuka ruang-ruang yang sangat terbuka dalam proses belajar mengajar di kalangan siswa itu yang menjadi salah satu bekal," katanya. (Baca juga: Kisah Mengharukan Ayah dan Anak Berebut Jihad di Perang Badar )
Selain itu, adanya jarak pengetahuan keagamaan antara guru dan siswanya. Di mana hal tersebut menjadi salah satu tantangan, sehingga siswa ini tidak merasa puas atas jawaban-jawaban atau penjelasan dari guru.
Dan pada akhirnya siswa membuka presepsi dan memilih mencari referensi-referensi lain yang kemudian ternyata yang banyak ditemukan adalah referensi-referensi pandangan-pandangan yang fanatik.
"Ini ketemu antara presepsi yang awal mereka bangun, lalu mereka kemudian mendapatkan referensi-referensi yang tertutup sehingga ketidakpuasan itu menimbulkan miss kepercayaan terhadap guru, dia selalu mencari pembanding-pembanding," katanya.
(abd)
Lihat Juga :