Pengangguran Banyak Didominasi Lulusan SMA sampai Sarjana

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 18:28 WIB
loading...
Pengangguran Banyak...
Menaker Ida Fauziyah menyebutkan pengangguran di Indonesia didominasi lulusan SMA hingga sarjana. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengungkapkan alasan dan tujuan dibuatnya UU Cipta Kerja . Salah satunya adalah untuk meningkatkan produktivitas para pekerja Indonesia.

Menurut Ida, saat ini produktivitas dari para pekerja Indonesia sangat rendah. Bagaimana tidak, 87% dari total penduduk yang bekerja memiliki tindak pendidikan SMA ke bawah dari angka tersebut 39% memiliki pendidikan setingkat SD.

“Inilah yang menjadi oenyebab produktifitas Indonesia tertinggal dari negara lainnya,” ujarnya dalam acara Manager Forum MNC ke-51 secara virtual, Jumat (23/10/2020).

(Baca: UU Cipta Kerja, Strategi Pemerintah Cegah Tingginya Angka Pengangguran)

Sebagai gambaran lainnya, Ida menjelaskan jika sebagian besar pekerja ini justru memiliki tingkat pendidkan yang rendah. Mereka yang menjadi pengangguran justru mereka yang memiliki pendidikan lebih baik yakni SMA hingga sarjana.

Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan, jumlah pengangguran terbuka berdasarkan data tahun 2019, untuk tingka pendidikan SD dan SMP adalah masing-masing 17% dan 16%. Sementara untuk lulusan SMA dan SMK masing-masing 28,2% dan 24,5%. Pendidikan Diploma hanya 3,1% dan tingkat pendidikan sarjana sebesar 10,5%.

(Baca: Ledakan Angka Pengangguran Akan Sulit Dihindari di Masa Pandemi)

“Sementara yang menganggur didominasi dengan tingkat pendidikannya yang lebih bagus. SMA, SMK, Diploma dan Perguruan Tinggi. Yang bekerja tingkat pendidikannya rendah, yang nganggur justru mereka lebih baik pendidikannya,” jelasnya.

Menurut Ida, karena tidak adanya linked and match maka pendidikan vokasi yang didapatkan tidak diterima di pasar kerja. Sementara yang bekerja, justru kompetensinya rendah karena pendidikan yag rendah.

“Karena pendidikan rendah menyebabkan kompetensinya rendah menyebabkan produktivitas rendah akibatnya di antara negara-negara Asean, kita berada di bawah rata-rata negara Asia,” jelas Ida.

(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Ketum IDI Prediksi 5-10...
Ketum IDI Prediksi 5-10 Tahun Mendatang Terjadi Pengangguran Intelektual Dokter
Disrupsi Teknologi Picu...
Disrupsi Teknologi Picu Polarisasi, Ida Fauziyah Dorong 4 Pilar sebagai Filter Digital
Menaker Siap Pangkas...
Menaker Siap Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas hingga Adminstratif Kementerian
BSKDN Kembangkan Instrumen...
BSKDN Kembangkan Instrumen untuk Ukur Kinerja Pemda Turunkan Pengangguran
Family Gathering, Ida...
Family Gathering, Ida Fauziyah: Anak Muda Wajib Ambil Peran Kemajuan Bangsa
Kondisi Angkatan Kerja...
Kondisi Angkatan Kerja RI: 7,2 Juta Pengangguran, 98,58 Juta Bekerja Penuh Waktu, Freelance 38,35 Juta
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Rekomendasi
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
Berita Terkini
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Kapolda Riau Gaungkan...
Kapolda Riau Gaungkan Polisi Penjaga Peradaban di Dies Natalis Ke-80 STIK Polri
Kemenhaj Ajukan Tambahan...
Kemenhaj Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Tahun 2027
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved