Enam Catatan Komnas HAM untuk Satu Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin
Kamis, 22 Oktober 2020 - 08:47 WIB
loading...
Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengatakan, ada enam catatan Komnas HAM dalam masa satu tahun Jokowi-Maruf Amin. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) memberikan sejumlah catatan untuk satu tahun masa Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin . Ada enam masalah yang menjadi sorotan Komnas HAM.
Pertama, Komnas HAM menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu yang masih mandek. Padahal, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam berbagai kesempatan menyatakan dirinya diberikan mandate khusus oleh Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masalah itu.
Beberapa kasus pelanggaran HAM di masa lalu, antara lain, Peristiwa Trisakti, Semanggi I dan II di DKI Jakarta, Peristiwa Wasior di Papua Barat pada 2001, dan Penembakan Misterius 1982-1985. (Baca juga: Kritik dan Pujian Fraksi PKS untuk Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin )
"Stagnasi tersebut menjadi beban dan utang negara sehingga menjadi catatan buruk di dunia internasional. Terlebih, Indonesia adalah salah satu anggota Dewan HAM dan Dewan Keamanan PBB yang seharusnya memberikan contoh nyata dalam penegakkan hukum dan HAM," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2020).
Kedua, Komnas HAM mengungkapkan konflik agraria merupakan salah satu kasus yang paling banyak diadukan. Hal ini menunjukkan konflik agraria terus terjadi, meluas, dan eskalasi yang semakin meningkat. Dalam kurun waktu 2019 hingga Maret 2020, luasan konflik agraria di 33 provinsi mencapai 2.713.369 hektare.
Pertama, Komnas HAM menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu yang masih mandek. Padahal, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam berbagai kesempatan menyatakan dirinya diberikan mandate khusus oleh Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masalah itu.
Beberapa kasus pelanggaran HAM di masa lalu, antara lain, Peristiwa Trisakti, Semanggi I dan II di DKI Jakarta, Peristiwa Wasior di Papua Barat pada 2001, dan Penembakan Misterius 1982-1985. (Baca juga: Kritik dan Pujian Fraksi PKS untuk Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf Amin )
"Stagnasi tersebut menjadi beban dan utang negara sehingga menjadi catatan buruk di dunia internasional. Terlebih, Indonesia adalah salah satu anggota Dewan HAM dan Dewan Keamanan PBB yang seharusnya memberikan contoh nyata dalam penegakkan hukum dan HAM," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2020).
Kedua, Komnas HAM mengungkapkan konflik agraria merupakan salah satu kasus yang paling banyak diadukan. Hal ini menunjukkan konflik agraria terus terjadi, meluas, dan eskalasi yang semakin meningkat. Dalam kurun waktu 2019 hingga Maret 2020, luasan konflik agraria di 33 provinsi mencapai 2.713.369 hektare.
Lihat Juga :