Sebut Jokowi Ambil Risiko, Moeldoko: Ambil Keputusan Tak Populis dan Dicaci Maki

Rabu, 21 Oktober 2020 - 21:31 WIB
loading...
Sebut Jokowi Ambil Risiko,...
Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil risiko berkaitan dengan Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko menyebut Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengambil risiko berkaitan dengan Undang-undang Cipta Kerja ( UU Ciptaker ). Dia menyebut Presiden Jokowi tidak mengambil langkah yang populis. Bahkan menurutnya risiko dari langkah tersebut adalah sampai dicaci maki.

“Saya katakan presiden mengambil, take risk. Ada dua tipe pemimpin, yang pertama menikmati kemenangan, sudah yang penting saya populer. Tapi presiden tidak mengambil cara itu. Presiden mengambil keputusan yang tidak populis, dicaci maki,” ujarnya di kantornya, Jakarta, Rabu (21/10/2020). (Baca juga: UU Ciptaker Diprotes, Moeldoko Sebut Pendemo Ikut Menikmati Jika Investasi Masuk)

Menurutnya, Jokowi lebih mementingkan masa depan bangsa dan negara dibandingkan kepentingan pribadinya. "Tetapi beliau lebih mementingkan masa depan Indonesia yang semakin baik. Untuk itulah, seorang pemimpin yang take risk, mengorbankan kepentingan pribadinya, untuk kepentingan generasi yang akan datang menuju Indonesia maju,” jelasnya.

Pada kesempatan itu dia mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan sosialisasi dan mendistribusikan UU Ciptaker. Hal ini diharapkan substansi dari UU Ciptaker bisa dilihat semua pihak. (Baca juga: Mahasiswa Diminta Waspadai Penumpang Gelap dalam Aksi Demo UU Ciptaker)

“Sehingga ada banyak hal yang ternyata, isi dari UU itu tidak seperti apa yang terjadi di seputaran informasi media sosial. Inilah tujuannya. Di samping itu kita ingin bekerja keras untuk menginformasikan kepada publik sehingga memiliki pemahaman yang sama bahwa UU Cipta Kerja ini sungguh untuk masa depan kita,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Tindak Lanjuti Putusan...
Tindak Lanjuti Putusan MK, Dasco: DPR dan Pemerintah Bakal Bikin UU Ketenagakerjaan Baru
Pemerintah Tak Siap...
Pemerintah Tak Siap dan DPR Mangkir, Sidang Gugatan PSN di MK Diundur
Masyarakat Adat Gelar...
Masyarakat Adat Gelar Ritual Doa di MK sebelum Sidang Gugatan PSN
Terpilih Jadi Ketum...
Terpilih Jadi Ketum DPN HKTI secara Aklamasi, Sudaryono: Dualisme Kita Sudahi Per Hari Ini
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Rugi Miliaran, Bareskrim...
Rugi Miliaran, Bareskrim Bongkar Penyelewengan Gas Subsidi
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Rekomendasi
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Berita Terkini
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
KDKMP Bakal Jadi Pusat...
KDKMP Bakal Jadi Pusat Ekonomi Desa, Mendes: 80% Penghasilan Dikembalikan ke Masyarakat
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved