Penanganan yang Cepat Turunkan Angka Kematian karena Covid-19
Rabu, 21 Oktober 2020 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Pada kasus meninggal di Sumatera, perkembangannya bervariasi. Kepulauan Riau mengalami perkembangan cukup stabil kurang baik peringkatnya dari 15 menjadi 9. Sumatera Selatan perkembangan signifikan kurang baik, dari peringkat 24 turun menjadi peringkat 4. "Apresiasi kami berikan pada provinsi Sumatera Utara (20 ke 30) Sumatera Barat (3 ke 31) dan Jambi (9 ke 29) yang berhasil terus menjaga wilayahnya pada peringkat stabil baik," ujar Wiku.
Selanjutnya di pulau Jawa dan sekitarnya terdiri dari provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) cenderung mengalami perkembangan signifikan ke arah yang baik untuk kasus positif mingguan. Jawa Barat berhasil menekan kasus positif dari 34 sempat naik menjadi 2 dan kembali menekan kasus hingga peringkat 33. Sedangkan Bali dari peringkat 9 menjadi 30.
"DKI Jakarta stabil baik. Artinya dapat menekan angka kasusnya sehingga berada di peringkat bawah yakni dari peringkat 23 menjadi peringkat 34," katanya. Meski demikian ada provinsi yang mengalami perkembangan stabil kurang baik yaitu Jawa Tengah, dari peringkat 11 sempat naik menjadi peringkat 1 dan menjadi peringkat 6. NTB mengalami perkembangan signifikan kurang baik yaitu dari peringkat 16 menjadi 5.
Untuk kasus sembuh di Pulau Jawa dan sekitarnya cenderung stabil dan meningkat. Ada 4 provinsi signifikan ke arah yang lebih baik yaitu Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Sedangkan kasus meninggal di pulau Jawa cenderung mengalami perbaikan. NTB dan Bali cukup stabil dan baik, Jawa Timur dan Jawa Barat yang sebelumnya berada di 10 besar berhasil menekan peringkatnya menjadi dibawah 30.
"Namun perhatian perlu diberikan pada Jawa Tengah dan Banten mengalami perubahan signifikan ke arah yang kurang baik. Jawa Tengah sempat di peringkat 34 menjadi peringkat 1 kasus meninggal. Banten dari peringkat 32 melonjak peringkat ke 3," ujarnya.
Pada wilayah pulau Kalimantan dan Sulawesi terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Secara umum kasus positif mingguan pada dua pulau itu mengalami perkembangan kurang baik.
Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah selalu berada di 20 besar provinsi dengan penambahan kasus positif terbanyak dalam 3 Minggu terakhir. Sedangkan Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara perkembangannya kurang baik. Sulawesi Utara peringkatnya dari 31 menjadi 2 dan Kalimantan Utara dari 25 menjadi 7.
Selanjutnya di pulau Jawa dan sekitarnya terdiri dari provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) cenderung mengalami perkembangan signifikan ke arah yang baik untuk kasus positif mingguan. Jawa Barat berhasil menekan kasus positif dari 34 sempat naik menjadi 2 dan kembali menekan kasus hingga peringkat 33. Sedangkan Bali dari peringkat 9 menjadi 30.
"DKI Jakarta stabil baik. Artinya dapat menekan angka kasusnya sehingga berada di peringkat bawah yakni dari peringkat 23 menjadi peringkat 34," katanya. Meski demikian ada provinsi yang mengalami perkembangan stabil kurang baik yaitu Jawa Tengah, dari peringkat 11 sempat naik menjadi peringkat 1 dan menjadi peringkat 6. NTB mengalami perkembangan signifikan kurang baik yaitu dari peringkat 16 menjadi 5.
Untuk kasus sembuh di Pulau Jawa dan sekitarnya cenderung stabil dan meningkat. Ada 4 provinsi signifikan ke arah yang lebih baik yaitu Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Sedangkan kasus meninggal di pulau Jawa cenderung mengalami perbaikan. NTB dan Bali cukup stabil dan baik, Jawa Timur dan Jawa Barat yang sebelumnya berada di 10 besar berhasil menekan peringkatnya menjadi dibawah 30.
"Namun perhatian perlu diberikan pada Jawa Tengah dan Banten mengalami perubahan signifikan ke arah yang kurang baik. Jawa Tengah sempat di peringkat 34 menjadi peringkat 1 kasus meninggal. Banten dari peringkat 32 melonjak peringkat ke 3," ujarnya.
Pada wilayah pulau Kalimantan dan Sulawesi terdiri dari Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Secara umum kasus positif mingguan pada dua pulau itu mengalami perkembangan kurang baik.
Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah selalu berada di 20 besar provinsi dengan penambahan kasus positif terbanyak dalam 3 Minggu terakhir. Sedangkan Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara perkembangannya kurang baik. Sulawesi Utara peringkatnya dari 31 menjadi 2 dan Kalimantan Utara dari 25 menjadi 7.
Lihat Juga :