Gubernur Lemhannas Buka Jakarta Geopolitical Forum IV
Rabu, 21 Oktober 2020 - 08:55 WIB
loading...
Gubernur Lemhanas RI Letjen (Purn) Agus Widjojo membuka diskusi Jakarta Geopolitical Forum IV 2020 (JGF) bertajuk Geopolitical Landscape In The Covid-19 Era di MNC Conference Hall, MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/10/2020). FOTO/SINDOnews/RAKHMAT
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) bekerja sama dengan MNC Media menggelar diskusi ' Jakarta Geopolitical Forum IV 2020 (JGF) bertajuk 'Geopolitical Landscape In The Covid-19 Era' di MNC Conference Hall, MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/10/2020).
Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen (Purn) Agus Widjojo. Selain Agus, kegiatan ini juga menghadirkan mantan Wakil Presiden RI periode 2009-2014, Boediono dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai keynote speaker.
Dari pantauan SINDOnews di lokasi, kegiatan JGF sudah dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang dimulai pembukaan oleh Agus Widjodjo dan dilanjutkan kata sambutan dari Retno dan Boediono. Diketahui sambutan Retno dan Boediono dilakukan secara virtual. (Baca juga: Gubernur Lemhanas Tegaskan Pancasila Jadi Falsafah Hadapi Pandemi Covid-19 )
Selain tokoh-tokoh tersebut, hadir di lokasi mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Pati Djalal. Kegiatan ini juga akan menampilkan dua diskusi dengan dua sesi. Sesi pertama bertajuk 'Strategic Implications of Covid-19 Geopolitics' dengan narasumber seperti:
Speaker:
1. Gita Wirjawan, Fmr. Minister of Trade of the Republic of Indonesia
2. Harry Kemsley, OBE, Vice President of Janes Group Ltd.
3. Rukmani Gupta, Janes Senior Analyst for Asia Pacific Military Capabilities
(Baca juga: RI Ajak Australia Cegah Kawasan Jadi Arena Kontes Geopolitik Dunia )
Narasumber:
1. Tate Nurkin, Atlantic Council, Senior Expert Scowcroft Center for Strategy and Security, Atlantic Council
2. Sean Corbett, Royal Air Force
Adapun sesi kedua bertema 'Policy Implications of COVID-19 in the Context of National Resilience'
Dengan Speaker:
1. Mark Wilson, Jane’s, Janes Senior Analyst for Asia Pacific Military Capabilities
2. Judith Jacob, Security Analyst, London School of Economics
Narasumber:
1. Anthony Davis, Writer, Asia Times, the Washington Post, Time Magazine, The Sydney Morning Herald, and The Observer
2. Dadan Umar Daihani, Indonesian National Resilience Institute.
Kegiatan ini dibuka oleh Gubernur Lemhannas RI Letjen (Purn) Agus Widjojo. Selain Agus, kegiatan ini juga menghadirkan mantan Wakil Presiden RI periode 2009-2014, Boediono dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sebagai keynote speaker.
Dari pantauan SINDOnews di lokasi, kegiatan JGF sudah dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang dimulai pembukaan oleh Agus Widjodjo dan dilanjutkan kata sambutan dari Retno dan Boediono. Diketahui sambutan Retno dan Boediono dilakukan secara virtual. (Baca juga: Gubernur Lemhanas Tegaskan Pancasila Jadi Falsafah Hadapi Pandemi Covid-19 )
Selain tokoh-tokoh tersebut, hadir di lokasi mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Pati Djalal. Kegiatan ini juga akan menampilkan dua diskusi dengan dua sesi. Sesi pertama bertajuk 'Strategic Implications of Covid-19 Geopolitics' dengan narasumber seperti:
Speaker:
1. Gita Wirjawan, Fmr. Minister of Trade of the Republic of Indonesia
2. Harry Kemsley, OBE, Vice President of Janes Group Ltd.
3. Rukmani Gupta, Janes Senior Analyst for Asia Pacific Military Capabilities
(Baca juga: RI Ajak Australia Cegah Kawasan Jadi Arena Kontes Geopolitik Dunia )
Narasumber:
1. Tate Nurkin, Atlantic Council, Senior Expert Scowcroft Center for Strategy and Security, Atlantic Council
2. Sean Corbett, Royal Air Force
Adapun sesi kedua bertema 'Policy Implications of COVID-19 in the Context of National Resilience'
Dengan Speaker:
1. Mark Wilson, Jane’s, Janes Senior Analyst for Asia Pacific Military Capabilities
2. Judith Jacob, Security Analyst, London School of Economics
Narasumber:
1. Anthony Davis, Writer, Asia Times, the Washington Post, Time Magazine, The Sydney Morning Herald, and The Observer
2. Dadan Umar Daihani, Indonesian National Resilience Institute.
(abd)
Lihat Juga :