Legislator PDIP Nilai Jokowi-Ma'ruf Dapat Cobaan Setahun Terakhir
Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:53 WIB
loading...
Tak hanya COVID-19 yang harus ditangani Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin, tapi kelahiran Omibus Law Cipta Kerja yang menuai polemik berkepanjangan juga menyita energi. FOTO/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) , Rahmad Handoyo mengatakan bahwa Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin mendapat cobaan sangat berat dalam kurun waktu setahun ini. Dia menambahkan, tidak hanya COVID-19 yang harus ditangani, tapi kelahiran Omnibus Law Cipta Kerja yang menuai polemik berkepanjangan juga menyita energi.
"Adanya tanggapan masyarakat terhadap Pak Jokowi itu bagus. Tapi mari kita lihat, masalah berat yang sedang dihadapi itu, COVID-19 dan pro kontra Omnibus Law Cipta Kerja adalah ujian buat semua anak bangsa," kata Rahmad Handoyo kepada SINDOnews, Selasa (20/10/2020).
Anggota Komisi IX DPR RI ini menuturkan pendapatnya, menyikapi hasil survei yang menyatakan 55% masyarakat Indonesia menganggap kondisi ekonomi buruk sejak Mei 2020 atau saat pandemi corona melanda Tanah Air. Kata dia, situasi tidak mengenakkan akibat COVID-19 tidak semata dihadapi pemerintahan Jokowi tapi seluruh pemerintahan di dunia ikut terguncang akibat pandemi. (Baca juga: Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Utang Menumpuk hingga Kemiskinan Jadi 'Warisan' )
"Tidak ada satu negara pun yang tidak terdampak pandemi ini. Jadi seluruh dunia, termasuk Indonesia, perkonomian sudah keniscayaan akan menurun pertumbuhannya. Bahkan mengalami resesi. Hal ini tidak bisa dipungkiri, ini suatu kenyataan dan dunia pun juga seperti itu," katanya.
Legislator asal Boyolali, Jawa Tengah ini berharap, kondisi memprihatinkan yang sedang melanda anak bangsa ini harus dijadikan momentum untuk tetap bersatu, bergotong-royong mengatasi persoalan ini. Semua pihak harus bersatu membantu pemerintah mengendalikan COVID-19.
"Adanya tanggapan masyarakat terhadap Pak Jokowi itu bagus. Tapi mari kita lihat, masalah berat yang sedang dihadapi itu, COVID-19 dan pro kontra Omnibus Law Cipta Kerja adalah ujian buat semua anak bangsa," kata Rahmad Handoyo kepada SINDOnews, Selasa (20/10/2020).
Anggota Komisi IX DPR RI ini menuturkan pendapatnya, menyikapi hasil survei yang menyatakan 55% masyarakat Indonesia menganggap kondisi ekonomi buruk sejak Mei 2020 atau saat pandemi corona melanda Tanah Air. Kata dia, situasi tidak mengenakkan akibat COVID-19 tidak semata dihadapi pemerintahan Jokowi tapi seluruh pemerintahan di dunia ikut terguncang akibat pandemi. (Baca juga: Satu Tahun Jokowi-Ma'ruf, Utang Menumpuk hingga Kemiskinan Jadi 'Warisan' )
"Tidak ada satu negara pun yang tidak terdampak pandemi ini. Jadi seluruh dunia, termasuk Indonesia, perkonomian sudah keniscayaan akan menurun pertumbuhannya. Bahkan mengalami resesi. Hal ini tidak bisa dipungkiri, ini suatu kenyataan dan dunia pun juga seperti itu," katanya.
Legislator asal Boyolali, Jawa Tengah ini berharap, kondisi memprihatinkan yang sedang melanda anak bangsa ini harus dijadikan momentum untuk tetap bersatu, bergotong-royong mengatasi persoalan ini. Semua pihak harus bersatu membantu pemerintah mengendalikan COVID-19.
Lihat Juga :