Jika Pelaksanaan UU Ciptaker Berjalan Benar, Kondisi Indonesia Akan Membaik

loading...
Jika Pelaksanaan UU Ciptaker Berjalan Benar, Kondisi Indonesia Akan Membaik
Pendiri dan CEO Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI) Bari Arijono menyebut Undang-Undang Cipta Kerja memiliki sisi positif setelah disahkan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pendiri dan CEO Asosiasi Digital Entrepreneur Indonesia (ADEI) Bari Arijono menyebut Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) memiliki sisi positif setelah disahkan. Satu di antaranya, akan meningkatkan pertumbuhan investasi di Indonesia.

(Baca juga: Atlet Top Terjangkit Corona, dari Rossi hingga Ronaldo)

"Bisa. Asal pelaksanaannya benar, ya," kata Bari saat awak media, Sabtu (17/10/2020). (Baca juga: Tolak UU Cipta Kerja, Ribuan Buruh Geruduk DPRD Jombang)

Soal pertumbuhan investasi, kata Bari, memang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah Indonesia. Mengacu catatan ADEI, tingkat pertumbuhan investasi di Indonesia cukup buruk sebelum muncul UU Ciptaker.



Mengacu data awal tahun 2020, pertumbuhan kondisi Indonesia sebesar 10 persen. Angka itu menurut Baru cukup ironis jika melihat sumber daya Indonesia.

"Indonesia saat yang sama masih di bawah sepuluh persen, padahal kita punya resource yanc cukup banyak dan punya potensi besar. Namun, kenapa tidak mau masuk," beber dia.

Angka pertumbuhan investasi Indonesia itu, kata Bari, jauh dari catatan milik beberapa negara di Asia Tenggara pada periode yang sama. Bari mengambil contoh pertumbuhan investasi Singapura yang tercatat 30 persen.



"Dibandingkan dengan Singapura saja contohnya negara kecil yang tidak banyak resource, kita kalah jauh. Dengan malaysia itu kita kalah jauh. Dengan Vietnam kita kalah jauh," ungkap dia.
halaman ke-1 dari 2
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top