Melihat Lebih Dalam Modus Berbeda Pemanfaatan Media Sosial

Sabtu, 17 Oktober 2020 - 14:48 WIB
loading...
A A A
Mengacu pada jatuhnya pemerintahan di puluhan negara Arab, pada Arab Spring 2010, kekuatan masyarakat jejaring yang terakumulasi lewat media sosial, tentu tak bisa disepelekan. Adanya sentimen emosional yang menjalar di ruang virtual, namun nyata mampu timbulkan akibat di ruang aktual.

Demikian halnya dengan fenomena "pengancaman" dan "gerakan massal" fans kelompok entertainer ini. Walaupun bukan pertama kalinya terjadi, mengingat akibatnya yang nyata, perlu ditelaah lebih dalam.

Cara-cara lama membangun dukungan lewat produksi dan distribusi informasi yang memanfaatkan bot, menyewa buzerr secara massif, dan memobilisasi dukungan lewat paksaan kepatuhan, sudah dipahami sebagai upaya tak alamiah. Modus-modus tak organik itu, terendus sebagai realitas palsu. Karenanya, kekuatannya hari ini pudar.

Media sosial, mengacu pada definisi Lon Safko, 2012, sebagai wadah relasi antar manusia dalam bingkai sosial, untuk mencapai tujuan tertentu menemukan momentum manfaatnya saat digunakan untuk satu tujuan bersama. Terlepas dari kelompok yang melakukan gerakan sosial ~kelompok perempuan simpanan mungkin bukan kelompok yang diharapkan membela ketaksepakatan di Indonesia, lantaran masyarakatnya sangat menonjolkan moralitas~ namun ketika Gerakan dilakukan serentak, nyata punya kekuatan.

Upaya lama komunikasi politik maupun komunikasi bisnis yang semata mengandalkan bilangan jumlah, harus dikoreksi. Modus berbeda memanfaatkan kekuatan masyarakat jejaring organik, nyata menimbulkan akibat. Tak heran, sebentar lagi fans aneka kelompok musik, sepak bola, pesepeda, Ibu-Ibu olah raga, kelompok pengajian dll, bisa unjuk kekuatan dengan caranya yang inovatif nir-kekerasan. Mereka melawan hal yang tak disukainya. Dan ketika itu makin jadi modus, akan muncul pola baru penggalangan kekuatan. Terlebih jika yang diperjuangkan menyangkut kepentingan langsung masyarakat luas.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Rekomendasi
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Xbox Hadapi Tekanan...
Xbox Hadapi Tekanan Keuangan, CEO Mengancam Restrukturisasi
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved