Pelajar Demo Dipersulit Bikin SKCK, Kontraproduktif dengan Tujuan Negara

Kamis, 15 Oktober 2020 - 13:29 WIB
loading...
Pelajar Demo Dipersulit...
Pengamat Pendidikan Islam dari UIN Syarif Hidayatullah, Jejen Musfah menilai bahwa tidak tepat jika pelajar diberi hukuman di-blacklist saat pembuatan SKCK. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polisi mengamankan beberapa pelajar dan pengangguran yang hendak ikut demo tolak Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta. Mereka bakal di-blacklist dalam pengurusan surat keterangan catatan kepolisian ( SKCK ) jika terbukti hendak ikut demo anarkistis.

Menanggapi hal itu, Pengamat Pendidikan Islam dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jejen Musfah menilai bahwa tidak tepat jika pelajar diberi hukuman di-blacklist saat pembuatan SKCK.

"Tidak tepat karena kontraproduktif dengan tujuan negara memberikan pekerjaan dan jaminan kehidupan yang layak bagi warga. Apalagi yang didemo adalah UU Cipta Kerja. Alih-alih memberi pekerjaan, aparat malah menghalangi warga mmperoleh pekerjaan atau belajar," ujar Jejen saat dihubungi SINDOnews, Kamis (15/10/2020). (Baca juga: KPAI Minta Jangan Persulit Pelajar yang Ikut Demo untuk Dapat SKCK )

Ia menjelaskan bahwa pemberian sanksi bagi pelajar yang ikut demo harus diberikan secara objektif. Dengan memperhatikan benar apakah pelajar yang bersangkutan benar-benar berbuat anarkis atau hanya ikut-ikutan demo.

"Saya kira harus objektif. Demo seperti apa yg dimaksud. Andai pun demo anarkis, harus dipastikan kategori anarkis itu seperti apa," ujarnya.

Jejen berharap polisi dapat mengedepankan aspek pencegahan. Hal tersebut dilakukan bekerja sama dengan guru dan orang tua. "Polisi harus mengutamakan aspek pencegahan. Polisi bekerja sama dgn guru dan orang tua agar memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban umum serta menjaga fasilitas umum. Juga pentingnya alternatif menyampaikan pendapat melalui tulisan dan lainnya yg minimal risiko anarkis," katanya. (Baca juga: Pelajar Terlibat Aksi, Disdik DKI: Yang Penting Tetap Ikuti Sekolah Daring )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Rekomendasi
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Berita Terkini
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved