Gubes IPDN Ungkap 4 Alasan Pilkada Harus Tetap Dilaksanakan Langsung
Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Terakhir, pemimpin daerah yang dipilih melalui pilkada dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat menginginkan perekonomian tumbuh, layanan pendidikan dan kesehatan meningkat. Menurut Djohermansyah, kalau tidak tercapai, ada masalah dengan sistem pilkada yang ada saat ini.
Pelaksanaan pilkada serentak di 270 daerah pada tahun ini memiliki tantangan tersendiri. Sebab, diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19. Djohermansyah memperingatkan pilkada ini bisa menjadi klaster baru penyebaran virus Sars Cov-II.
Petahana yang akan maju mungkin dalam masa persiapan kemarin konsentrasinya sudah terpecah. Di satu sisi, dia harus mengurusi pandemi Covid-19 yang melanda daerahnya. Di sisi lain, dia ingin merengkuh kembali singgasananya sebagai kepala daerah.
“Kemudian, berkembang kecenderungan golput. Orang takut ke bilik suara, takut terinfeksi sehingga tidak memilih. Pemilihan kita belum mandatory, belum wajib,” paparnya.
(Baca: Cerita Sejarah Pilkada, Mahfud MD: Era Reformasi DPRD Pilih Kepala Daerah dengan Uang)
Pelaksanaan pilkada serentak di 270 daerah pada tahun ini memiliki tantangan tersendiri. Sebab, diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19. Djohermansyah memperingatkan pilkada ini bisa menjadi klaster baru penyebaran virus Sars Cov-II.
Petahana yang akan maju mungkin dalam masa persiapan kemarin konsentrasinya sudah terpecah. Di satu sisi, dia harus mengurusi pandemi Covid-19 yang melanda daerahnya. Di sisi lain, dia ingin merengkuh kembali singgasananya sebagai kepala daerah.
“Kemudian, berkembang kecenderungan golput. Orang takut ke bilik suara, takut terinfeksi sehingga tidak memilih. Pemilihan kita belum mandatory, belum wajib,” paparnya.
(Baca: Cerita Sejarah Pilkada, Mahfud MD: Era Reformasi DPRD Pilih Kepala Daerah dengan Uang)
Lihat Juga :