Cerita Sejarah Pilkada, Mahfud MD: Era Reformasi DPRD Pilih Kepala Daerah dengan Uang
Rabu, 14 Oktober 2020 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Ladeni Andi Arief, Mahfud MD Tolak Disebut Tuding SBY di Balik Aksi Demo)
“Penentunya itu saja. Kalau tidak setuju, tidak akan jadi. Meskipun formalitas lewat DPRD. Itu bagian dari sistem politik dan ambruk saat reformasi 1998,” katanya.
Setelah reformasi, lahirlah UU Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah. Inilah era otonomi daerah. DPRD saat itu menjadi tulang punggung otonomi daerah.
Kewenangannya tetap besar, yakni bisa memilih, evaluasi, dan menjatuhkan kepala daerah di tengah jalan. “Itu dianggap demokratisasi, tapi menjadi bencana politik. Praktiknya, kepala daerah dipilih dengan uang,” pungkasnya.
“Penentunya itu saja. Kalau tidak setuju, tidak akan jadi. Meskipun formalitas lewat DPRD. Itu bagian dari sistem politik dan ambruk saat reformasi 1998,” katanya.
Setelah reformasi, lahirlah UU Nomor 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah. Inilah era otonomi daerah. DPRD saat itu menjadi tulang punggung otonomi daerah.
Kewenangannya tetap besar, yakni bisa memilih, evaluasi, dan menjatuhkan kepala daerah di tengah jalan. “Itu dianggap demokratisasi, tapi menjadi bencana politik. Praktiknya, kepala daerah dipilih dengan uang,” pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :