Partisipasi Pemilih Terancam Rendah, Pemerintah Harus Fokus Siapkan Pilkada
Selasa, 13 Oktober 2020 - 15:31 WIB
loading...
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam) memperkirakan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 bakal rendah. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam) memperkirakan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 bakal rendah, sebab Pilkada tahun ini yang dijadwalkan pada 9 Desember kemungkinan besar masih dalam masa pandemi Covid-19.
(Baca juga: BMKG Minta Masyarakat Waspada Fenomena Gerakan Tanah dan Dampak La Nina)
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyikapi pernyataan Kemenko Polhukam tersebut dengan mempersiapkan sarana dan prasarana yang sudah sesuai dengan standar dan protokol kesehatan.
(Baca juga: Politikus PAN Imbau Demonstran Hindari Penyusup)
Pemerintah diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dalam berpartisipasi melaksanakan hak pilihnya, karena pemerintah menjamin ditempat pemberian suara tetap diatur sesuai protokol kesehatan dan diberlakukan jaga jarak antara pemilih.
(Baca juga: BMKG Minta Masyarakat Waspada Fenomena Gerakan Tanah dan Dampak La Nina)
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyikapi pernyataan Kemenko Polhukam tersebut dengan mempersiapkan sarana dan prasarana yang sudah sesuai dengan standar dan protokol kesehatan.
(Baca juga: Politikus PAN Imbau Demonstran Hindari Penyusup)
Pemerintah diminta untuk menyampaikan kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir dalam berpartisipasi melaksanakan hak pilihnya, karena pemerintah menjamin ditempat pemberian suara tetap diatur sesuai protokol kesehatan dan diberlakukan jaga jarak antara pemilih.
Lihat Juga :