Mahfud MD Sebut TGPF Intan Jaya Ditembaki dari Atas dan Bawah
Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
Selain mendapatkan tembakan dari bagian atas, rombongan TGPF juga ditembaki dari arah bawah. Mahfud menuturkan, sesaat setelah ditembaki dari atas, kedua perempuan yang ada di awal sudah menghilang.
"Sedangkan saat tembakan datang, perempuan itu hilang lalu ada tembakan dari bawah lagi untuk memberi kesempatan yang di atas lari. Jadi sudah diatur seperti itu," tuturnya. (Baca juga: Dosen UGM Anggota TGPF Jadi Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Papua )
Dia mengatakan, pemerintah akan memburu Tentara Pembebasan Nasional Papua-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang mengklaim bertanggung jawab atas kejadian pengadangan dan penembakan terhadap rombongan TGPF. Menurutnya, sudah menjadi tugas negara memburu kelompok-kelompok pemberontak.
"Itu jelas TPNPB yang klaim. Itu yang akan kita buru. Itulah tugas negara memburu yang seperti itu karena kriminil," tuturnya.
Sebelumnya, TGPF Intan Jaya ditembak oleh KKB saat kembali dari Hitadipa menuju Sugapa, Papua, Jumat (9/10/2020). Dalam kejadian itu 2 orang terluka. Kedua korban yakni Bambang Purwoko dan Sertu Fasisal sempat dirawat di RSUD Sugapa, sebelum akhirnya dievakuasi ke Jakarta. Selama perawatan korban dikawal ketat oleh personel TNI.
"Sedangkan saat tembakan datang, perempuan itu hilang lalu ada tembakan dari bawah lagi untuk memberi kesempatan yang di atas lari. Jadi sudah diatur seperti itu," tuturnya. (Baca juga: Dosen UGM Anggota TGPF Jadi Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Papua )
Dia mengatakan, pemerintah akan memburu Tentara Pembebasan Nasional Papua-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang mengklaim bertanggung jawab atas kejadian pengadangan dan penembakan terhadap rombongan TGPF. Menurutnya, sudah menjadi tugas negara memburu kelompok-kelompok pemberontak.
"Itu jelas TPNPB yang klaim. Itu yang akan kita buru. Itulah tugas negara memburu yang seperti itu karena kriminil," tuturnya.
Sebelumnya, TGPF Intan Jaya ditembak oleh KKB saat kembali dari Hitadipa menuju Sugapa, Papua, Jumat (9/10/2020). Dalam kejadian itu 2 orang terluka. Kedua korban yakni Bambang Purwoko dan Sertu Fasisal sempat dirawat di RSUD Sugapa, sebelum akhirnya dievakuasi ke Jakarta. Selama perawatan korban dikawal ketat oleh personel TNI.
(abd)
Lihat Juga :