Waspada Banjir, La Nina Tingkatkan Curah Hujan yang Sudah Tinggi
Selasa, 13 Oktober 2020 - 13:22 WIB
loading...
BMKG memperingatkan potensi banjir di sejumlah daerah akibat semakin meningkatnya curah hujan sebagai dampak badai la nina. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah pusat mengingatkan pemerintah agar mengantisipasi adanya peningkatan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya sepanjang akhir 2020 hingga awal 2021. Terutama berkaitan dengan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir .
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita Karnawati menyebut tanpa la nina, Indonesia sudah memiliki curah hujan yang tinggi. Adanya la lina akan semakin menambah tingginya curah hujan tersebut.
“Kami sampaikan dalam prediksi ada kurang lebih 27,5% wilayah di Indonesia yang akan mengalami hujan di atas normal. Artinya di luar kewajaran,” katanya sesuai rapat terbatas, Selasa (13/11/2020).
(Baca: Antisipasi Banjir Akibat La Nina, Doni Monardo Minta Daerah Siap Siaga)
Namun dia tetap mengingatkan agar seluruh daerah di Indonesia mewaspadai hal ini sejak bulan Oktober ini. Pasalnya dia menyebut baik daerah yang terdampak La Nina ataupun tidak akan mengalami curah hujan tinggi.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Dwikorita Karnawati menyebut tanpa la nina, Indonesia sudah memiliki curah hujan yang tinggi. Adanya la lina akan semakin menambah tingginya curah hujan tersebut.
“Kami sampaikan dalam prediksi ada kurang lebih 27,5% wilayah di Indonesia yang akan mengalami hujan di atas normal. Artinya di luar kewajaran,” katanya sesuai rapat terbatas, Selasa (13/11/2020).
(Baca: Antisipasi Banjir Akibat La Nina, Doni Monardo Minta Daerah Siap Siaga)
Namun dia tetap mengingatkan agar seluruh daerah di Indonesia mewaspadai hal ini sejak bulan Oktober ini. Pasalnya dia menyebut baik daerah yang terdampak La Nina ataupun tidak akan mengalami curah hujan tinggi.
Lihat Juga :