Gerakan Nasi Bungkus Hadir di Seluruh Jawa Barat
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
“Pandemi ini efeknya luar biasa, dampaknya termasuk terhadap ekonomi. Untuk itu, saya berharap mudah-mudahan seluruh warga masyarakat bisa turut serta terlibat, mengambil bagian, menjadi solusi, dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan #dariwargauntukwarga_jabar. Mereka yang memiliki kelebihan dari sisi rezeki mari kita bantu saudara-saudara kita yang lain yang mungkin sangat membutuhkan,” imbuhnya.
Posyandu keliling
Selain itu, TP PKK Jabar sedang mematangkan konsep Posyandu Keliling (Posling) guna meminimalisasi kerumunan di tengah pemberlakuan PSBB tingkat provinsi. Terlebih, kesehatan balita dan ibu hamil menjadi concern TP PKK Jabar.
Atalia mengatakan, melalui program Posling, PKP tetap bisa menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan monitoring tumbuh kembang anak dan ibu hamil.
“Termasuk kehadiran dari PKP, mereka bertugas untuk melakukan pengawasan dan monitoring terkait pelaksanaan pemantauan tumbuh kembang bagi ibu hamil termasuk juga balita. Karena kita juga punya program cegah stunting dan lain sebagainya,” kata Atalia.
“Jadi, kita ada namanya program Posling atau Posyandu Keliling. Jadi jemput bola, kita akan melakukan ketok pintu untuk imunisasi, kemudian juga pengukuran tinggi dan berat badan pada bayi,” tambahnya.
Posyandu keliling
Selain itu, TP PKK Jabar sedang mematangkan konsep Posyandu Keliling (Posling) guna meminimalisasi kerumunan di tengah pemberlakuan PSBB tingkat provinsi. Terlebih, kesehatan balita dan ibu hamil menjadi concern TP PKK Jabar.
Atalia mengatakan, melalui program Posling, PKP tetap bisa menjadi garda terdepan dalam pengawasan dan monitoring tumbuh kembang anak dan ibu hamil.
“Termasuk kehadiran dari PKP, mereka bertugas untuk melakukan pengawasan dan monitoring terkait pelaksanaan pemantauan tumbuh kembang bagi ibu hamil termasuk juga balita. Karena kita juga punya program cegah stunting dan lain sebagainya,” kata Atalia.
“Jadi, kita ada namanya program Posling atau Posyandu Keliling. Jadi jemput bola, kita akan melakukan ketok pintu untuk imunisasi, kemudian juga pengukuran tinggi dan berat badan pada bayi,” tambahnya.
(ars)
Lihat Juga :