Jokowi Sebut Demo UU Ciptaker karena Hoaks dan Disinformasi, Ini Respons KSPI

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 14:51 WIB
loading...
Jokowi Sebut Demo UU...
Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyo menyebut bahwa adanya demo dan disinformasi yang tersebar di media sosial karena belum adanya draft final UU Ciptaker. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut demonstrasi penolakan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja ( UU Ciptaker ) berlangsung luas di wilayah Indonesia karena ada kesalahan informasi dan berita palsu.

Menanggapi itu, Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI, Kahar S Cahyo menyebut bahwa adanya demo dan disinformasi yang tersebar di media sosial karena belum adanya draft final UU Ciptaker. (Baca juga: Kadin Tegaskan Pengusaha Tidak Terlibat dalam Perumusan UU Ciptaker)

"Sebenarnya permasalahan ini akan selesai kalau kemudian draft final itu untuk dipublikasikan disampaikan," ujar Kahar dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk Pro Kontra UU Cipta Kerja, secara daring, Sabtu (10/10/2020).

Terkait pihaknya dan persatuan buruh lainnya mengkritisi disahkannya UU Ciptaker karena hasil pengamatan dari rapat yang dihadiri perwakilan buruh. "Karena respons dari serikat pekerja kenapa dia menolak itu sebenarnya adalah hasil pengamatan dari rapat yang disiarkan langsung antara Panja dan pemerintah," jelasnya.

Kahar menjelaskan pada saat penyusunan draft awalnya serikat pekerja tidak dilibatkan sama sekali bahkan tidak terlibat di sana. Baru kemudian setelah draftnya jadi begitu diserahkan ke DPR lalu dibentuk tim perumus dan KSPI termasuk di dalamnya.

"Ketika pada saat membentuk tim perumus itu kemudian ada empat kesepahaman antara panja dan kemudian beberapa kawan serikat pekerja yang ada di perumus," katanya.

Empat kesepahaman itu, lanjut Kahar, terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) itu akan dikembalikan sesuai dengan putusannya. Kemudian yang kedua terkait dengan pidana bagi pengusaha yang melanggar ketentuan dalam UU Nomor 13 itu akan dikembalikan sesuai dengan UU existingnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Rekomendasi
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Berita Terkini
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
3 Pejabat Bea Cukai...
3 Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar Terkait Kasus Impor Barang
Petisi Ahli Tampung...
Petisi Ahli Tampung Seluruh Masukan Organisasi Hukum Terkait RUU Advokat
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved