BKKBN Ajak Keluarga Wujudkan Lansia Tangguh

Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:21 WIB
loading...
A A A
Hasto Wardoyo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, lansia adalah kelompok yang memiliki risiko tinggi tertular. Berdasarkan data, saat ini ada 11,11 persen lansia terinfeksi Covid-19 dengan angka kesembuhan 30,54 persen dan kematian 10 persen.

Untuk itu, mengambil momentum 1 Oktober sebagai Hari Lansia Internasional, BKKBN akan lebih mempertajam program Bina Lansia Tangguh melalui program utamanya yakni Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana).

Dengan memperhatikan dan mengintervensi sejak awal siklus kehidupan manusia -- mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan, remaja, pra nikah, menikah, hamil, melahirkan, hingga usia lanjut -- melalui berbagai kegiatan, BKKBN berharap dapat mewujudkan lansia-lansia yang lebih maju, tangguh dan berkualitas.

Hal itu penting dilakukan karena berdasarkan data yang dikantongi Hasto, angka kesakitan lansia mencapai 25 persen dari total jumlah lansia. "Lansia perlu perhatian. Harus ada program nyata dan mudah diterjemahkan di lapangan," ujar Hasto.

BKKBN telah mengembangkan 7 dimensi lansia tangguh sebagai upaya memberdayakan para lansia menjadi lansia tangguh. Ketujuh dimensi itu adalah spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, professional dan vokasional, serta lingkungan.

"Intervensi BKKBN terhadap kelompok lansia yang masih sehat, harapannya agar mereka bisa mandiri, produktif dan mau berderma menciptakan lapangan kerja. Sehingga bonus demografi tahap kedua bisa diraih bangsa ini," ujar Hasto.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Mengubah Ledakan Populasi...
Mengubah Ledakan Populasi Lansia Indonesia Menjadi Kekuatan Emas: Menjemput Bonus Demografi Kedua
Hari Lansia Nasional,...
Hari Lansia Nasional, 560 Narapidana Terima Remisi
Mensos dan Kepala BGN...
Mensos dan Kepala BGN Matangkan Skema MBG Lansia-Penyandang Disabilitas
Program Makan Bergizi...
Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas Dimatangkan, Kapan Dimulai?
Potensi Game Digital...
Potensi Game Digital sebagai Terapi Preventif Demensia bagi Populasi Lansia Global
Pedagang Lansia Menangis...
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Rekomendasi
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Drama 120 Menit! Argentina...
Drama 120 Menit! Argentina Pulangkan Cape Verde
Berita Terkini
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
KPK: Bupati Langkat...
KPK: Bupati Langkat Minta Upeti Proyek hingga Terima Gratifikasi Pengadaan Seragam Sekolah
Infografis
Akibat Keluarga Flexing,...
Akibat Keluarga Flexing, Dua Pejabat Kemenkeu Masuk Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved