Gatot Nurmantyo Punya Modal Sosial Bertarung di Pilpres 2024

Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:29 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo Punya...
Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo hadir dalam deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Analis politik asal UIN Jakarta Bakir Ihsan menilai, seluruh figur yang diprotret elektoralnya oleh publik akan memiliki kans yang sama untuk bertarung di Pilpres 2024 . Kans ini tak hanya berlaku bagi figur yang memiliki partai atau sebagai kader partai.

Bakir mengatakan, dari seluruh figur yang beredar, memang yang berlatar belakang parpol maupun kepala daerah masih mendominasi persepsi publik. Namun, potensi figur lain juga tak menutup kemungkinan bakal muncul, seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang belakangan mencuri perhatian publik melalui 'manuver' dengan mengangkat isu kebangkitan PKI atau komunis.

"Kans selalu ada apabila mampu membaca dan menggunakan situasi dan menempatkan diri secara tepat di tengah dinamika (momentum) politik nasional," tutur Bakir saat dihubungi SINDOnews, Kamis (8/10/2020).

( Baca juga: Presidential Threshold Rentan dengan 'Cukongisme' ).

Menurut Bakir, momentum perlu dikreasi. Dalam hal ini, Gatot memiliki modal sosial yang cukup dengan bergabung ke Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) bahkan menjadi salah satu presidium.

Dosen FISIP UIN Jakarta ini melihat, berdasarkan fakta yang ada, soal peluang tergantung pada sosok itu sendiri. Artinya, figur dari parpol pun masih harus bersaing dari sisi elektoral.

(Baca juga: Gatot Nurmantyo dan Moeldoko Masih Tebar Pesona ).

"Dulu SBY ( Susilo Bambang Yudhoyono ) tidak punya partai, tapi karena ada peluang dengan SBY yang 'mendadak' fenomenal, ia bentuk partai dan merangkul partai-partai kecil, dan berhasil jadi presiden," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Singgung Maju Mundur...
Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Menakar Kans Gatot Nurmantyo...
Menakar Kans Gatot Nurmantyo Jadi Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, 2 Nama Kuat Calon Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Drama di Akhir Laga,...
Drama di Akhir Laga, Ghana Tekuk Panama 1-0
Berita Terkini
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved